Kamis, 21 Sep 2017
radarbanyuwangi
Situbondo

Asyik Mabuk, Dua Cewek dan Lima Cowok Ini Tak Sadar Diincar Polisi

Selasa, 12 Sep 2017 08:25 | editor : Ali Sodiqin

PERGAULAN BEBAS: Tujuh remaja yang ditemukan mabuk-mabukan diamankan polisi, dini hari kemarin.

PERGAULAN BEBAS: Tujuh remaja yang ditemukan mabuk-mabukan diamankan polisi, dini hari kemarin. (HABIBUL ADNAN/JPRS)

SITUBONDO – Tim patroli Kamtibmas berhasil mengamankan tujuh pemuda sedang pesta miras dini hari kemarin (10/09). Dua antara remaja tersebut perempuan. Mereka adalah Kholif,17, warga Desa Duwet, Kecamatan Panarukan dan Putri,17, asal Kelurahan Mimbaan Kecamatan Panji.

Sedangkan lima pemuda sisanya masing-masing bernama Anwar,17; Ridwan,18; Iwan22; Zainul,21; dan Yusuf,17. Kelimanya berasal dari Desa Tanjung Kamal, Kecamatan Mangaran. Ketujuhnya ditemukan sedang meneguk miras jenis arak di sekitar Bendungan Dam Pintu Lima, Kelurahan Kotakan, Kecamatan Situbondo.

Kasatsabhara Polres Situbondo, AKP Muhammad Hasanudin menerangkan, dari tangan mereka polisi berhasil menyita satu botol miras ukuran 1.500 mililiter. “Semua langsung digiring ke Polres Situbondo untuk menjalani pembinaan serta diminta menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya,” ujarnya.

Mantan Kapolsek Mangaran itu mengaku, ketujuh muda-mudi itu diamakan sekitar pukul 00.30 dini hari. “Kami sedang melaksanakan patroli. Saat melintas di sekitar bendungan Dam pintu lima, kami melihat sekelompok remaja,” katanya.

Merasa curiga dengan tindak tanduk mereka, petugas langsung menghampiri. Sesampainya di tempat tersebut, polisi mencium bau minuman beralkohol. “Kami langsung perkisa dan menemukan satu botol air mineral yang di dalamnya berisi miras jenis arak,” terang Hasanudin.

Hasanudin mengatakan, selain  diberi pembinaan, perbuatan ketujuh remaja tersebut juga dilaporkan ke orang tua masing-masing. Tujuannya, agar orang tua ikut mengawasi anaknya. “Harapan kami, agar memantau pergaulan putra-putrinya,” pintanya.

Hasanudin mengimbau kepada masyarakat untuk memberikan informasi jika ada aktifitas mabuk-mabukan. “Dengan memberikan informasi, berarti masyarakat membantu tugas polisi dalam melakukan pemberantasan peredaran narkoba, miras, dan obat-obatan” pungkasnya. (bib)

(bw/bib/als/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia