Sabtu, 25 Nov 2017
radarbanyuwangi
icon featured
Situbondo

Nyaru Jualan Air Legen Siwalan, Ternyata Arak

Senin, 11 Sep 2017 08:10 | editor : Ali Sodiqin

NYAMBI JUAL ARAK: Polisi menyita sepuluh botol miras dari salah satu penjual air legen di jalan raya Desa lamongan, Arjasa kemarin

NYAMBI JUAL ARAK: Polisi menyita sepuluh botol miras dari salah satu penjual air legen di jalan raya Desa lamongan, Arjasa kemarin (HABIBUL ADNAN/JPRS)

ARJASA – Penjual air legen siwalan di pinggir jalan raya Desa Lamongan, Kecamatan Arjasa diamankan polisi kemarin (07/09). Penjualnya yang bernama Safi’i dibekuk karena diketahui menjual muniman keras (miras) jenis arak.

Kasubag Humas polres Situbondo, Iptu Nanang Priyambodo menerangkan, dari tangan pelaku, polisi menyita sepuluh botol arak. “Polisi menemukan arak saat Polsek Arjasa sedang melaksanakan patroli memantau situasi Kamtibmas di jalur Pantura Arjasa,” ujarnya.

Nanang mengatakan, Safi’i akan dikenakan tindak Pidana Ringan (Tipiring). Hal tersebut dilakukan untuk memberikan efek jera. “Ini sebagai bentuk pembinaan agar tidak lagi menjual miras. Yang lain juga agar tidak coba-coba menjual miras jenis apapun,” kata Nanang.

Menurutnya, hal ini sudah melanggar peraturan tentang larangan mengkonsumsi dan mengedarkan miras dan obat-obatan terlarang. Untuk saksi hukumnya, diserahkan kepada hakim Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Situbondo.

Nanang menerangkan, sebelumnya, polisi tidak menyangka ada penjual air legen yang menjajakan miras. Dia mengaku, polisi melakukan pemeriksaan berawal dari informasi warga sekitar. “Kami mendapatkan laporan ada yang menjual miras. Setelah diperiksa, ternyata benar,” katanya

Dia menyarankan kepada pedagang siwalan yang lain untuk tidak menjual miras. Sebab, selain melanggar aturan, juga membahayakan kesehatan. “Kami mengajak masyarakat untuk ikut mendukung program Situbondo bebas minuman keras dan narkoba,” katanya.

Nanang juga meminta partispasi masyarakat untuk ikut membantu kerja polisi. Jika ada orang yang dicurigai menjual miras, dia berharap agar segera dilaporkan kepada petugas atau polsek terdekat.

Menurut Nanang, miras tidak hanya membahayakan diri sendiri. Tetapi berdampak negatif terhadap masyarakat Situbondo secara umum. Sebab, beberapa kali tindakan kriminalitas berawal dari peredaran miras.

“Beberapa tindak pidana kriminal berawal dari miras. Seperti kasus pemerkosaan, pembunuhuan yang sudah diamankan polisi. Mayoritas penyebabnya minuman keras,” pungkas Nanang. (bib)

(bw/bib/als/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia