Senin, 25 Sep 2017
radarbanyuwangi
Banyuwangi

Arena Job Fair Diserbu Ribuan Pelamar, Hotel dan Pariwisata Paling Diminati

Jumat, 08 Sep 2017 15:35 | editor : Ali Sodiqin

MEMBELUDAK:  Pelamar memadati arena Job Fair 2017 yang berlangsung di GOR Tawang Alun. Bursa kerja ini dibuka mulai kemarin hingga Jumat (8/9).

MEMBELUDAK: Pelamar memadati arena Job Fair 2017 yang berlangsung di GOR Tawang Alun. Bursa kerja ini dibuka mulai kemarin hingga Jumat (8/9). (RENDRA/RaBa)

GIRI – Hari pertama dibuka, bursa lowongan kerja yang berlangsung di GOR Tawang Alun langsung diserbu pelamar. Ribuan orang mengajukan lamaran ke meja 60 perusahaan yang membuka lowongan.

Yang menarik, pelamar tidak hanya datang  dari lokal Banyuwangi, tapi juga dari Malang, Jogjakarta, dan Surabaya. Saking ingin mendapatkan pekerjaan, mereka rela menginap di rumah kerabatanya di Banyuwangi. “Saya menginap di rumah saudara untuk mengikuti recruitment Job Market Fair (JMF),” ucap Ardiansyah, 23, pelamar asal Malang.

Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi, seluruh stand JMF dijubeli pelamar.  Di sana, ribuan pelamar mengajukan bursa kerja sesuai bidangnya. Stand Hotel Illira banyak diserbu pelamar. Hotel yang beralamat di jalan Yos Sudarso, Klatak, Kalipuro yang masih dalam proses pembangunan itu banyak diminati pelamar.

Hingga sore kemarin, tercatat 254 orang  mengajukan lamaran kerja ke stand Hotel Illira. Ada juga stand PT. Pasific Harvest, pabrik pengalengan ikan di Muncar. Pada hari pertama kemarin, pelamar tembus  256 orang. Stand ini diminati pelamar karena persyaratannya tidak harus melampirkan ijazah. "Animo pencari kerja di ajang JMF 2017 ini cukup bagus. Pelamar dari berbagai kota di Jawa Timur ikut hadir,'' ujar Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Banyuwangi, Nunuk Sri Rahayu.

JMF dibuka pukul 08.00 pagi kemarin. Secara resmi bursa kerja ini dibuka oleh Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko. Job Fair diikuti 60 perusahaan dengan menawarkan 2.000 lowongan pekerjaan. Bahkan selain dari Banyuwangi, para pelamar juga datang dari Surabaya, Jogjakarta dan Malang.

Sementara itu, Konik, 23, seorang pelamar asal Sempu mengatakan, dirinya memasukkan enam  berkas lamaran pekerjaan. Konik tertarik untuk mendaftar di beberapa perusahaan perbankan dan enggan untuk mendaftar di bidang sales. ”Iya saya masukkan lamaran di bank soalnya ijazah saya akuntansi,” kata Konik.

Stand perhotelan paling banyak diminati oleh para pencari kerja. Sebab, dunia perhotelan dan pariwisata saat ini semakin meningkat untuk wilayah Kabupaten Banyuwangi. “Kami di sini menyediakan semua fasilitas pembelajaran untuk lulusan yang ingin berkarir di dunia perhotelan,” ungkap Atik Pratiwi, Manajer LPK BHC Englis One.

Wakil Bupati Yusuf Widyitmoko mengatakan, kegiatan Job Fair seperti ini diharapkan bisa mengurangi angka pengangguran di Banyuwangi yang angkanya masih di kisaran 2 persen di tahun 2016. Selain itu, bisa membantu calon tenaga kerja mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensinya. “Kegiatan ini mempertemukan secara langsung antara perusahaan dengan calon tenaga kerja yang dibutuhkan,” kata Yusuf.

Keuntungan Job Fair, perusahaan bisa langsung menggelar wawancara dengan pelamarnya. Wabup Yusuf  meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinkertrans) Banyuwangi, untuk terus membangun sinergi dengan seluruh stakeholder termasuk pasar luar negeri. "Tujuannya untuk memperluas kesempatan kerja dan penyaluran tenaga kerja,'' tandasnya.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Banyuwangi, Nunuk Sri Rahayu mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2015 angka pengangguran di Banyuwangi tercatat masih 2,5 persen. Sedangkan di 2016 menurun menjadi 2 persen atau sekitar masih tersisa 72 ribuan orang. "Diprediksi angka pengangguran di Banyuwangi terus mengalami penurunan dalam setiap tahun dengan di gelarnya Job Fair tersebut,” tandas Nunuk.

Bursa kerja alias JMF yang diselenggarakan Pemkab Banyuwangi ini dibuka kemarin (6/9) hingga Jumat mendatang (8/9). Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 2.000 lowongan kerja tersedia pada ajang yang dihelat di Gedung Olah Raga (GOR) Tawang Alun, Banyuwangi, tersebut. Bidang kerja yang tersedia pun beragam. Maklum saja, ribuan lowongan pekerjaan itu berasal dari 60 perusahaan yang ikut serta pada ajang yang rutin digelar Pemkab Banyuwangi setiap tahun tersebut. (kri/aif)

(bw/aif/als/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia