Rabu, 20 Sep 2017
radarbanyuwangi
Banyuwangi

Temuan Mayat di Pantai Cacalan Itu Ternyata Warga Solong

Senin, 17 Jul 2017 18:05 | editor : Ali Sodiqin

TERGELETAK: Jenazah Abdul Karim ditemukan warga tergeletak di Pantai Cacalan, Kalipuro, Banyuwangi.

TERGELETAK: Jenazah Abdul Karim ditemukan warga tergeletak di Pantai Cacalan, Kalipuro, Banyuwangi. (KRIDA HERBAYU/RABA)

KALIPURO – Identitas mayat Mr X yang terdampar di pantai Cacalan Jumat pagi lalu (14/7) akhirnya terungkap. Dia adalah Abdul Karim, 67, warga Lingkungan Tanjung Solong, RT02/RW/01, Kelurahan Klatak, Kalipuro.   
Kemarin (15/7) pihak keluarga yang diwakili David Wahyu, 44,  dan Lukman, 53, warga Jalan Sidopekso, nomor  23, RT/03, RW/01, Kelurahan Temenggungan mengambil mayat tersebut di RSUD Blambangan.
David dan Lukman adalah keponakan Abdul Karim. Mereka datang ke Polsek Kalipuro pukul 20.28 Jumat lalu (14/7) untuk melaporkan bahwa jasad Mr. X tersebut merupakan keluarganya. “Kami melapor dan meminta agar jasad segera dibawa pulang,” ungkap David.
Selama ini Abdul Karim tinggal bersama keponakannya di Temenggungan. Menurut Lukman, pamannya tersebut memiliki permasalahan dan sering berada di pantai Solong. Dulunya Abdul Karim punya tanah di pantai yang berhadapan dengan selat Bali tersebut.  Tahun 2014 tanah tersebut dijual kepada seseorang. “Pak Karim sudah lama bercerai dengan istrinya. Sekarang tinggal anak dan keponakan yang mengurusnya. Pihak keluarga sudah ikhlas menerima,” ujar Lukman.
Setelah mendapatkan keterangan dari pihak keluarga korban, anggota Polsek Kalipuro langsung menuju ke RSUD Blambangan. Pukul 23.30 anak kandung Karim, Dyah Kartika Reny, 38, warga Dusun Petahunan, RT/08, RW/01, Desa Jajag, Gambiran, datang ke RSUD Blambangan untuk menjemput jasad ayahnya.  “Saya akan bawa pulang jenazah untuk disemayamkan ke Kebondalem, Bangorejo,” kata  Dyah.
Pihak keluarga sepakat untuk tidak melakukan otopsi. Dengan membuat bukti berupa surat pernyataan yang  disaksikan oleh keluarga lainnya dan kepolisian. Selanjutnya jenazah Karim  dibawa ke rumah anaknya di Dusun Kebonrejo, RT/04, RW/01, Desa Kebondalem, Bangorejo. “Karena hari sudah malam, jenazah akan dikubur Ssabtu pagi (15/7),” jelas Dyah.
Kapolsek Kalipuro AKP Supriyadi mengatakan korban selanjutnya dibawa ke Bangorejo dengan menggunakan ambulans milik RSUD. “Korban akan disemayamkan di Bangorejo,” tandas Supriyadi.
Diberitakan sebelumnya, kawasan pantai Cacalan digemparkan oleh penemuan mayat laki-laki tanpa identitas, Jumat pagi lalu (14/7). Terdapat luka pada jasad Mr. X di bagian atas kepala, pelipis sebelah kanan, dan sekitar mata kanan.
Mayat lelaki berusia 65 tahun tersebut kali pertama ditemukan oleh seorang pengunjung pantai Cacalan yang sedang berolahraga, pukul 05.30. Kemudian pengunjung tersebut melaporkan kepada Suji, 40, tukang parkir Cacalan. (cw2/aif)


TAK USAH DIOTOPSI: Dyah Kartika Reny, 38, anak Abdul Karim menandatangani surat pernyataan di Mapolsek Kalipuro, Jumat malam kemarin (14/7).

TAK USAH DIOTOPSI: Dyah Kartika Reny, 38, anak Abdul Karim menandatangani surat pernyataan di Mapolsek Kalipuro, Jumat malam kemarin (14/7). (KRIDA HERBAYU/RABA)

(bw/aif/als/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia