Sabtu, 23 Sep 2017
radarbanyuwangi
Ekonomi Bisnis

Penggila Ayam Serama Meningkat

Jumat, 14 Jul 2017 05:30 | editor : Ali Sodiqin

MUNGIL: Yofa dengan ayam serama miliknya yang mungil di rumahnya Dusun Jenisari, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng.

MUNGIL: Yofa dengan ayam serama miliknya yang mungil di rumahnya Dusun Jenisari, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng. (SHULHAN HADI/RABA)

GENTENG-Peminat ayam serama, tampaknya mulai meningkat. Para pedagang menyebut warga yang berdatangan untuk mencari ayam berbentuk mini untuk dipelihara itu setiap harinya bertambah.

Salah satu pedagang ayam samara, Sutiyono, warga Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, mengaku hampir setiap hari selalu ada warga yang membeli ayam mini ini. “Yang berminat ayam serama cukup banyak,” katanya.

Menurut Sutiyono, harga ayam serama ini sebenarnya cukup lumayan tinggi. Banyaknya kompetisi ayam, juga mempengaruhi harga jual ayam. “Harga ayam samara itu sekitar Rp 100 ribu per ekor, kalau anakan Rp 100 ribu untuk tiga ekor,” ujarnya.

Para pemburu ayam serama ini, terang dia, biasanya membeli untuk koleksi. Bentuknya yang mungil, sangat bagus dipelihara di rumah. “Untuk perawatan juga mudah dan tidak merepotkan,” ungkapnya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Menurut Sutiyono, siklus ayam ini dari anakan sampai bisa bertelur memerlukan waktu sekitar enam bulan. Sedangkan untuk masa bertelur sampai menetas, biasanya membutuhkan waktu hanya 17 hari. Harga ayam yang cukup tinggi, bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan pakan selama pemeliharaan. “Kalau di tempat saya, rata-rata bertelur antara 10 hingga 12 butir, pakannya sama dengan ayam biasa,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu penghobi ayam serama, Ulinnuha, 32, asal Dusun Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, mengatakan saat ini tren ayam serama cukup bagus. Banyak dari temannya, mulai banyak yang menanyakan. “Banyak yang mencari,” katanya.

Ulin mengaku banyak mengoleksi ayam serama ini. Rencananya, dia juga akan memelihara untuk dijual. “Prospeknya bagus, saya juga akan memelihara untuk dijual,” ungkapnya.(sli/abi)

(bw/sli/als/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia