Rabu, 25 Apr 2018
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

Ngeri...Bus Maut Picu Tabrakan Beruntun di GWK, Satu Tewas

Jumat, 13 Apr 2018 22:03 | editor : ali mustofa

objek wisata gwk, tabrakan beruntun, satu nyawa melayang, polresta denpasar

TKP: Lokasi tabrakan maut di depan GWK. Mayat korban tergeletak di TKP (Istimewa)

MANGUPURA – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Uluwatu I, depan Gerbang Garuda Wisnu Kencana (GWK) Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Jumat (13/4) siang.

Sebuah bus pariwisata dilaporkan memicu tabrakan beruntun di lokasi kejadian. Selain memicu kerusakan parah enam mobil dan dua sepeda motor, insiden ini menyebabkan satu nyawa melayang.

Menurut Kasatlantas Polresta Denpasar  Kompol Rahmawati Ismail, kecelakaan bermula ketika bus dari arah selatan ke utara. Bus ini melaju lumayan kencang.

Nah, sesampai di depan Toko Pepito, Jimbaran, mendadak bus  menyerempet sepeda motor (belum diketahui nopol-nya) yang datang dari arah berlawanan.

Karena panik menyerempet pengendara motor, sopir bus makin tak karuan mengemudikan busnya hingga memicu tabrakan karambol.

Bus maut menabrak mobil Avanza DK 502 FS yang ada di depannya. Setelah itu, dalam waktu cepat, ada Toyota Avanza akhirnya ikut menabrak Avanza dan menabrak lagi mobil Innova DK 1506 OP.

Setelah dua mobil ini tersingkir ke pinggir jalan, bus kemudian menabrak sepeda motor DK 5378 GO yang melaju di depannya.

Setelah menyerempet satu motor dan menabrak dua mobil  dan satu motor itu, sang sopir bus banting setir ke kiri menabrak mobil pikap bernopol DK 8616 UM

dan mobil  Toyota Yaris,  bernopol DK 1891 JF,  yang sedang parkir dan menabrak Avanza DK 1469 ME yang melaju di depan bus maut itu.

“Korban yang meninggal itu ditabrak saat hendak membuka pintu mobil pikap,” ungkapnya.

Nah, lantaran panik, lagi-lagi sopir bus malah membanting setir ke kanan sehingga menyeruduk mobil Isuzu ELF DK 1397 BS yang datang dari selatan dan akan berbelok ke kanan arah GWK.

Seusai menabrak Isuzu, sopir bus banting setir ke kiri dan menabrak motor Supra DK 6002 CF. Motor ini datang dari arah berlawanan dan akhirnya bus berhenti.

Ini karena menabrak tiang listrik yang berada di atas trotoar. “Kondisi korban yang ada di dalam mobil yang ditabrak kami belum tahu.

Begitu juga korban yang mengendarai sepeda motor. Jumlah dan nama-nama masih dicari oleh anggota di RS Sanglah.

Satu orang meninggal yang lain mengalami luka berat diketahui bernama Ida Bagus Putu Adnyana alias Ajik Genjing, 44, warga asal Munduk, Kecamatan Banjar, Buleleng.

“Ada juga yang luka ringan. Kini 6 kendaraan itu sudah diamankan di Polresta,” tutup Kompol Rahmawati. 

(rb/dre/mus/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia