Rabu, 17 Jan 2018
radarbali
icon featured
Ekonomi

Cuaca Bagus, Perputaran Uang di Pasar Ikan Tembus Rp 5 – 17 M Sehari

Kamis, 11 Jan 2018 18:55 | editor : ali mustofa

pasar ikan kedonganan, produksi ikan turun

SEPI PEMBELI: Aktivitas jual beli ikan di Pasar Ikan Kedonganan. Sejak memasuki musim hujan, hasil tangkapan nelayan turun drastis. (Zulfika Rahman/Radar Bali)

MANGUPURA - Kepala UPT Pangkalan Pendaratan Ikan Pantai Kedonganan Made Kena membenarkan, hasil tangkapan ikan di Pantai Kedonganan turun drastis.

Musim hujan membuat nelayan takut melaut dan memilih pulang kampung. Masih ada beberapa nelayan yang tetap melakukan aktivitas melaut, namun jaraknya masih di seputaran Kedonganan saja.

“Dapatnya kadang ikan pen-pen, yang kecil-kecil. Itu pun tidak banyak. Paling 2 sampai 3 ton saja. Harganya jadi mahal, sekitar Rp 15 ribu per kilogram yang biasanya Rp 3 ribu,” paparnya.

Dalam kondisi normal, hasil tangkapan nelayan di Pantai Kedonganan bisa mencapai 18 ton per hari. Puncak banyaknya ikan itu terjadi pada bulan Juli dan Agustus.

Di luar bulan itu, paling tinggi tangkapan nelayan hanya berkisar 2 ton per hari. “Kalau digabung dengan Pantai Tanjung, bisa sampai 80 ton. Itu kalau musim dan cuaca bagus,” paparnya.

Menurut Made Kena, tingginya tangkapan ikan  membuat perputaran uang di Pasar Ikan Kedonganan juga cukup tinggi.

Saat cuaca bagus, antara Mei – Agustus, satu hari perputaran uang bisa mencapai Rp 5 - 17 miliar.

Berdasar data yang tercatat di UPT Pangkalan Pendaratan Ikan Kedonganan, bulan Juli 2017 lalu, perputaran uang mencapai Rp 15,3 miliar.

Namun, sejak bulan November 2017, hanya menyentuh angka Rp 857 juta saja. “Padahal, bulan Oktober lalu sempat Rp 14 miliar. Itu karena ada tuna,” pungkasnya.

(rb/zul/mus/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia