Minggu, 17 Dec 2017
radarbali
icon featured
Radar Buleleng

Curi Lampu LED, Motor Maling Dibakar, Baru Babak Belur Dihajar Massa

Kamis, 23 Nov 2017 19:15 | editor : ali mustofa

maling lampu, polsek kota singaraja

BABAK BELUR: Kadek Somedana, 20, warga Dusun Pondok Desa Petandakan babak belur dihajar massa (Istimewa)

RadarBali.com - Babak belur. Itulah ganjaran yang diterima Kadek Somedana, 20, warga Dusun Pondok Desa Petandakan.

Pelaku ketahuan mencuri  lampu jalan jenis LED di Lingkungan Padangkeling Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng, tepatnya di depan Setra Padangkeling, Kamis (23/11).

Akibatnya, selain jadi korban massa, motor Scoopy DK 3450 VR milik temannya juga dibakar oleh warga yang terbakar amarah.

Berdasar keterangan Kelian Adat Desa Padangkeling, Wayan Sucaya, kepada Jawa Pos Radar Bali di Pura Taman, aksi main hakim dilakukan warga lantaran marah dengan ulah pelaku.

“Iya, saat ditemukan warga, dia (pelaku) berada di atas tiang lampu setinggi 5 meter dan sedang memotong kabel,” tuturnya.

Kejadian sekitar pukul 01.00 tersebut membuat warga sekitar emosi. Setelah jatuh dari tiang lampu, warga pun mengeroyok pelaku.  

Setelah babak belur dan darah mengucur di seluruh badan, pelaku kemudian dibawa ke bale banjar untuk diamankan.

Ternyata pelaku tidak sendirian. Dalam melakukan aksinya, pelaku bersama temannya, Putu Agus Merta Utama, 24, yang menunggu di bawah. 

Bangkai Motor
maling lampu, polsek kota singaraja

JADI BANGKAI; Motor Scoopy milik pelaku dibakar massa. Bangkai motor kini diamankan di Polsek Kota Singaraja (Wayan Widyantara/Radar Bali)

“Karena warga teriak maling, Ia pun berhasil kabur. Sementara motornya berhasil didapatkan warga dan kemudian membakar motor tersebut,” terangnya.

Setelah berkoordinasi dengan pihak Pekerjaan Umum dan kepolisian, petugas pun datang dan mengamankan pelaku serta barang bukti ke Polsek kota Singaraja.

“Warga sangat kesal, karena lampu yang diperjuangkan selama bertahun-tahun ini hilang. Sudah tiga kali kehilangan lampu disini. Kalau harga lampunya sekitar Rp 5 jutaan, ” ungkapnya.

Sedangkan pelaku Putu Agus Merta Utama kemudian ditangkap di rumahnya di Petandakan, Buleleng dan dibawa ke langsung ke Polsek Kota Singaraja.

“Keduanya sudah kami amankan untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Yang luka juga sempat kami rawat,” kata sumber Jawa Pos Radar Bali dari pihak kepolisian.

(rb/mus/ara/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia