Kamis, 14 Dec 2017
radarbali
icon featured
Sportainment

Setelah Eva dan Fausan, Buleleng Kader Bibit Atlet Renang Baru

Minggu, 19 Nov 2017 08:45 | editor : ali mustofa

koni buleleng, atlet renang, bibit baru, prsi buleleng

MASUK PELATNAS: Muhammad Fauzan meraih emas saat Porprov Gianyar beberapa hari lalu (Koni Buleleng for Radar Bali)

RadarBali.com – Peningkatan prestasi dari cabang olahraga renang yang signifikan, rupanya menjadi perhatian khusus.

Pemerintah Kabupaten Buleleng, kini berusaha melakukan kaderisasi atlet-atlet renang baru. Sehingga Buleleng memiliki atlet-atlet renang yang mumpuni dan berprestasi pada berbagai ajang kejuaraan.

Kemarin, Pemkab Buleleng bersama Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Buleleng, menggelar kejuaraan renang kelompok umur antara sekolah di Kolam Renang Nirmala Asri, Banyuasri.

Kejuaraan ini diikuti 252 orang atlet dari berbagai sekolah dan usia. Pemenang pada lomba tersebut akan langsung dibina dan dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar (Porjar).

Atlet yang dipandang benar-benar berpotensi, akan langsung dipersiapkan menghadapi Porprov Bali yang akan berlangsung dua tahun mendatang.

Meski masih lama, pemerintah menilai persiapan sejak dini perlu dilakukan. Kepala Disdikpora Buleleng Gede Suyasa mengatakan, prestasi Buleleng pada cabang olahraga renang dulunya tak terlalu memuaskan.

Semenjak pemerintah membangun kolam renang, kini prestasi cabang olahraga renang terus menanjak naik. Selain meraih medali emas, sejumlah atlet renang juga memecahkan rekor pada Porprov.

“Selama ini kan sarananya terbatas. Sekarang sarana prasarana sudah ada, tinggal dibarengi dengan kejuaraan. Sekarang tinggal membina dan konsisten disiplin untuk latihan,” kata Suyasa.

Sementara itu Ketua KONI Buleleng Nyoman Artha Widnyana mengatakan, ajang kejuaraan memang harus dibangun untuk menumbuhkan prestasi.

Menurut Artha, KONI menaruh perhatian cukup besar pada cabang olahraga renang. Apalagi olahraga ini merupakan cabang olahraga terukur, yang prestasinya juga bisa diukur dengan baik tanpa harus terkendal faktor-faktor non teknis.

“Kejuaraan memang harus dilangsungkan, agar prestasi itu muncul. Jadi di sana kelihatan mana bibit-bibit yang muncul. Kami harap proses pembinaan bisa dilakukan dengan baik dan benar, agar muncul bibit-bibit baru dari cabang renang,” kata Artha.

Untuk diketahui, saat ini Buleleng memiliki dua atlet renang andalan. Mereka adalah Eva Lilian Van Leenen, serta Muhammad Fausan Athaya Martsah.

Bahkan Fausan kini tengah bergabung dalam Pelatnas dan dipersiapkan menghadapi Olimpiade Remaja 2018 di Argentina. 

(rb/eps/mus/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia