Senin, 25 Sep 2017
radarbali
Travelling

Pertama, Kapal Pesiar Jumbo Bakal Berlabuh di Bali, Bawa Ribuan Turis

Minggu, 03 Sep 2017 07:45 | editor : ali mustofa

KAPAL PESIAR: Sebuah kapal pesiar berlabuh di Pelabuhan Celukan Bawang beberapa waktu lalu

KAPAL PESIAR: Sebuah kapal pesiar berlabuh di Pelabuhan Celukan Bawang beberapa waktu lalu (Eka Prasetya/Radar Bali)

RadarBali.com – Sebuah kapal pesiar berukuran jumbo akan berlabuh di Pelabuhan Celukan Bawang.

Kapal itu bernama Dream Cruise, milik salah satu perusahaan kapal pesiar di wilayah Asia Tenggara.

Saking besarnya, kapal itu diperkirakan akan membawa 5.000 orang penumpang dan kru dalam sekali berlayar.

Ini pertama kalinya kapal dengan ukuran ekstra besar berlabuh di Bali. Semula kapal itu direncanakan berlabuh di Pelabuhan Benoa.

Tapi, karena alasan teknis kedalaman laut, akhirnya kapal mengalihkan rute ke Pelabuhan Celukan Bawang.

Saat berlabuh di Pelabuhan Celukan Bawang juga masih ada beberapa kendala teknis. Lantaran dermaga tak cukup panjang bagi kapal berukuran panjang 330 meter berlabuh.

Solusinya, akan didatangkan ponton dari Surabaya, sehingga proses berlabuhnya kapal pesiar jumbo itu bisa aman.

Kepala Dinas Pariwisata Buleleng Nyoman Sutrisna mengatakan, kapal pesiar Dream Cruise dijadwalkan berlabuh sebanyak tujuh kali di Buleleng, sepanjang tahun 2017 dan 2018.

Kapal dijadwalkan berlabuh pertama kali pada medio Desember mendatang, dan kembali berlabuh pada akhir Desember.

“Kami sudah menerima rencana kedatangan kapal itu. Rencananya akan tujuh kali berlabuh di Buleleng. Dalam sebulan akan dua kali berlabuh di Buleleng,” kata Sutrisna.

Dispar Buleleng menyatakan sudah melakukan persiapan secara teknis untuk menyambut ribuan wisatawan itu.

Menurut Sutrisna, dibutuhkan teknis yang lebih detail lagi, mengingat jumlah penumpang kapal cukup besar. Sehingga saat wisatawan turun dari kapal tidak ada kesan semrawut.

“Pihak agensi perjalanan menyatakan sudah siap. Kami sudah melakukan dialog dan kerjasama. Mulai sekarang sudah kami godog, karena ada kurang lebih lima ribu wisatawan,” kata Sutrisna.

(rb/eps/mus/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia