Kamis, 21 Sep 2017
radarbali
Politika

Woow…Srikandi Mantan Banteng Saingi Jata Rebut Posisi Wakil

Kamis, 17 Aug 2017 12:45 | editor : ali mustofa

DAFTAR: Srikandi Demokrat, Pande Istri Maharani (kebaya biru) mendaftarkan diri menjadi bakal calon wakil bupati di secretariat KGB, kemarin

DAFTAR: Srikandi Demokrat, Pande Istri Maharani (kebaya biru) mendaftarkan diri menjadi bakal calon wakil bupati di secretariat KGB, kemarin (Indra Prasetia/Radar Bali)

RadarBali.com – Srikandi Partai Demokrat, Pande Istri Maharani Primadewi, mendaftarkan diri sebagai bakal calon wakil bupati Gianyar pada detik-detik penutupan pendaftaran di sekretariat Koalisi Gianyar Bangkit (KGB), Rabu (16/8).

Maharani yang sebelumnya sempat berbaju merah ikut bersaing di posisi wakil karena optimistis KGB bisa menggaet wakil dari kalangan perempuan.

“Sangat ada peluang, karena aturan yang berlaku 30 persen untuk kuota perempuan, kami di koalisi ada wakil perempuan,” ujar Maharani kemarin.

Maharani yang merupakan lulusan magister keuangan UI tersebut sempat mengenakan baju merah milik PDI Perjuangan dan kini mendaftar di KGB melalui Demokrat.

“Itu dinamika politik, SK saya terakhir bendahara DPC Demokrat Gianyar. Ini rumah saya,” ujar Maharani.

Dia menjelaskan, setelah bertarung di Pileg 2014 dari PDIP, Maharani tidak terpilih. “Saya kalah, sekarang saya coba jajaki. Sekali lagi, saya mulai di Demokrat, keluarga dan rumah saya di Demokrat,” tandasnya.

Dia juga tidak menyangka, apabila langkahnya kini bisa sampai di pendaftaran wakil bupati Gianyar.

“Sama sekali tak pernah menyangka, dari 2014 sampai sekarang dapat posisi sekarang karena dukungan dari DPC Demokrat, jajaran pengurus di DPD, termasuk keluarga saya. Termasuk orang tua dan keluarga besar ikut mendukung,” terangnya.

Dia sendiri akan berjuang lebih maksimal lagi untuk memajukan Demokrat. Sementara itu, I Ketut Jata, politisi Demokrat yang sebelumnya sudah mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati tidak merasa tersaingi dengan kehadiran Maharani.

“Ini satu kader Demokrat terbaik. Dan semuanya diserahkan ke koalisi,” ujar Jata. Sementara itu, ketua tim penjaringan KGB, Artha Rimbawa, langsung menutup prosesi pendaftaran Rabu sore.

“Selanjutnya, akan dibentuk tim yang terdiri dari 15 orang. Nanti akan dilakukan deklarasi paket secepatnya,” terang Rimbawa yang juga kader Gerindra itu.

Rimbawa menjelaskan, hasil survei yang akan menentukan paket yang diusung oleh KGB yang terdiri dari Gerindra, Golkar, Demokrat dan PKPI itu. 

(rb/dra/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia