Jumat, 19 Jan 2018
radarbali
Bali Dwipa

Cegah Antrean, Pelabuhan Siapkan Tiket Online

Rabu, 07 Jun 2017 14:00

Cegah Antrean, Pelabuhan Siapkan Tiket Online

CALON PENUMPANG: Seorang pengguna jasa membeli tiket dan menulis manifest penyeberangan di loket untuk penumpang di pelabuhan Gilimanuk. (M. Basir/Radar Bali)

RadarBali.com – Menghadapi arus mudik Hari Raya Idul Fitri 2017, sarana dan prasarana untuk mengantisipasi kemacetan di Pelabuhan Gilimanuk sudah mulai disiapkan.

PT. ASDP Indonesia Ferry Pelabuhan Gilimanuk melayani tiket online dan membuka loket di tiga titik di luar pelabuhan.

Selain itu, kepolisian menyiapkan 8 titik kantong parkir khusus truk yang dilarang beroperasi selama arus mudik lebaran.

Manager Usaha PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Pelabuhan Gilimanuk Heru Wahyono mengatakan, untuk pembelian tiket online

pelabuhan penyeberangan Gilimanuk-Ketapang, bisa langsung diakses di wibsite resmi PT.ASDP Indoensia Ferry.

Yakni di www.indonesiaferry.co.id. Pembelian tiket online ini sudah berlaku sejak 1 Juni lalu, namun baru bisa digunakan setelah tanggal 19 Juni mendatang.

Dengan pembelian tiket online ini, pengguna jasa penyeberangan tidak perlu mengantre beli tiket, tinggal menunjukkan bukti pembelian melalui online.

Sehingga antrean panjang yang biasa terjadi pada setiap arus mudik lebaran bisa diminimalisir. “Jadi pemudik tidak perlu antre beli tiket, sehingga antrean tidak panjang,” terangnya.

Selain membuka tiket online, Pelabuhan Gilimanuk membuka buffer zone yang berada di tiga titik jalur mudik.

Di antarnaya, di Soka, Tabanan; Lapangan Candikusuma, Kecamatan Melaya dan areal Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Cekik, Gilimanuk.

Tiga titik buffer zone yang disediakan selama arus mudik dimulai dari H-7 Idul Fitri ini, selain melayani pengisian pembelian

tiket penyeberangan Gilimanuk-Ketapang, juga melayani pengisian manifest penyeberangan atau data diri pemudik yang akan menyeberang.

Heru menambahkan, dari 49 kapal yang sudah siapkan untuk menghadapi arus mudik, pada saat arus mudik nanti akan mengoperasikan 32 kapal untuk melayani penyeberangan Gilimanuk-Ketapang.

“Kami akan berusaha maksimal agar arus mudik nanti tidak sampai terjadi antrean panjang dan lama,” paparnya. (bas/mus)

 

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia