Rabu, 22 Nov 2017
radarbali
Bali United

1 Bali United v Persipura 2, Akibat Gol Cepat dan Bunuh Diri

Senin, 24 Apr 2017 06:30

1 Bali United v Persipura 2, Akibat Gol Cepat dan Bunuh Diri

DUA LAWAN SATU: Winger Bali United Rony Yabes mencoba melepaskan diri dari dua pemain Persipura, Yohanis Tjoe (kiri) dan Dominggus Fakdawer di stadion Dipta, Gianyar, kemarin. (Miftahuddin Halim/Radar Bali)

RadarBali.com - Kalah lagi, kalah lagi. Dua kali sudah Bali United mengalami kekalahan secara beruntun di pekan awal Liga 1 2017.

Serdadu Tridatu harus takluk 1-2 dari tamunya Persipura Jayapura di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu sore kemarin (23/4).

Ini adalah kekalahan kedua beruntun pasukan Peter Schaller setelah pada pekan pertama juga kalah dengan skor 0-2 dari Madura United.

Gol kemenangan Persipura dilesakkan oleh Marinus Mariyanto Wanewar pada menit keempat dan gol bunuh diri (own goal) Abdul Rahman Sulaiman pada menit ke- 42. Gol hiburan Bali United dilesakkan oleh Sylvano Comvalius pada menit ke-31.  

Dari pertandingan kemarin, Persipura tercatat hanya memainkan satu pemain asing mereka yakni penjaga gawang asal Korea Selatan Yoo Jaehoon.

Bandingkan dari kubu Bali United yang memainkan semua (tiga) pemain asingnya. Masing-masing defender Ahn Byung Keon (Korsel), gelandang Marcos Flores (Argentina) dan Sylvano Comvalius (Belanda)

Meski demikian, Persipura yang juara tiga kali ISL justru tampil menggebrak sejak menit awal pertandingan. Skuad berjuluk Mutiara Hitam, itu mengejutkan pendukung tuan rumah saat pertandingan baru berjalan empat menit.

Sebuah serangan balik cepat Persipura yang dimotori sang superstar Boaz Salossa berbuah gol ke gawang Bali United yang dikawal Kadek Wardana.

Trough pass Boaz kepada Marinus Mariyanto, berhasil diselesaikan Marinus yang menang sprint dari bek Bali United Ahn Byung Keon yang diakhiri dengan sepak keras yang memperdaya Kadek Wardana. Gol! 1-0 untuk Persipura.

Peluang menyeimbangkan kedudukan sebenarnya bisa terjadi pada menit ke-10 asalkan Sylvano Comvalius tidak menyia-nyiakan peluang di depan mata.

Penyerang asal Belanda ini justru terjatuh di kotak penalti Persipura setelah menerima umpan cantik Irfan Bachdim. Terlihat jelas bagaimana ekspresi kekecewaan Pelatih Bali United Hans Peter Schaller.

Tercatat pada babak pertama, tukang gedor Bali United berusia 28 tahun itu melesakkan tiga tendangan ke gawang.

Perbandingannya 50:50 jika melihat penampilan Sylvano. Beberapa kali pula, dia juga terlihat salah umpan di kotak penalti Mutiara Hitam. Gol perdana Sylvano di Liga 1 akhirnya tercipta pada menit ke-31. Skor 1-1.

Sylvano berhasil melesakkan gol penyama kedudukan melalui tendangan hasil dari umpan Yabes Roni.

Usai mencetak gol, Sylvano justru agak melempem kembali performanya. Termasuk juga Bali United. Bahkan, Persipura berhasil unggul kembali pada menit ke-42 melalui gol bunuh diri bek tengah Bali United Abdul Rahman Sulaiman.

Bek berusia 28 tahun ini salah mengantisipasi umpan silang Pemain tengah Persipura Prisca Elisa Womsiwor.

Kesalahan juga terjadi saat bek kiri Bali United I Made Andhika Wijaya kalah cepat dalam menutup umpan langsung ke Womsiwor. Bola yang berusaha di blok Abdul Rahman justru meluncur deras ke kiri gawang Kadek Wardana. 2-1 untuk Persipura.

Babak kedua, jual beli serangan diperlihatkan kedua tim. apalagi setelah formasi Bali United berubah menjadi 4-3-3 pasca masuknya Fadil Sausu yang menggantikan Samsul Pellu.

Beberapa kali Persipura hampir mengkonversi serangan menjadi gol. Seperti tendanga chippemain pengganti Persipura Addison Alves de Oliveira.

Bola yang sudah 99 persen gol, justru bisa ditepis oleh I Kade Wardana. Padahal, penjaga gawang berusia 36 tahun ini sudah salah langkah.

Bali United sebenarnya juga bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2 asalkan tendangan dari penyerang Ikhwan Azka Fauzi Wibowo tidak tidak terkena mistar gawang Persipura.

Ini menjadi batu sandungan yang besar bagi Bali United setelah mengalami kekalahan kedua di Liga 1 secara beruntun. Apalagi usai lawan Persipura, Bali United akan melakukan laga tandang ke Lamongan untuk menerima tantangan Persela Lamongan pekan depan.

Kekalahan ini membawa BaliUnited menjadi satu-satunya tim yang mengalaman dua kali kekalahan di Liga 1 hingga pekan kedua. Ini berarti, Bali United harus berada di posisi juru kunci.

Selanjutnya, pada pekan ketiga Liga 1, Bali United akan bertandang ke markas Persela di Stadion Surajaya, Lamongan, pada Minggu, 30 April mendatang. (lit/han)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia