Sabtu, 18 Nov 2017
radarbali
Bali Dwipa

Puluhan Tahun Jalan Rusak Dibiarkan, Padahal Punya Potensi Wisata

Sabtu, 13 May 2017 13:40

Puluhan Tahun Jalan Rusak Dibiarkan, Padahal Punya Potensi Wisata

BERGELOMBANG: Jalan di Desa Manikyang yang rusak sejak 24 tahun silam belum juga diperbaiki. (Yoyo Raharyo/Radar Bali)

RadarBali.com - Kondisi jalan rusak di Kabupaten Tabanan masih menjadi masalah klasik. Selalu ada cerita dari warga yang mengeluhkan buruknya infrastruktur jalan.

Seperti di Banjar/Desa Manikyang, Kecamatan Selemadeg Timur. Jalan di desa tersebut sudah 24 tahun tak pernah tersentuh pembangunan.

Warga Banjar Manikyang Putu Arya , 26, mengatakan kondisi jalan di desanya memang memprihatinkan. Dia berharap segera ada perbaikan jalan.

Kata dia, desanya sebetulnya punya potensi wisata yang menarik yang bisa dikembangkan. Di antaranya, berupa pemandangan alam yang masih asri berupa sawah dan ladang.

"Potensi wisata yang bagus ini harus ditunjang dengan fasilitas jalan yang memadai. Kalau rusak, siapa yang mau datang ke sana," tukasnya.

Klian Banjar Manikyang I Nyoman Paneca mengatakan, kondisi jalan memang sudah sedemikian rusak. "Karena sudah 24 tahun belum mendapat perbaikan," terangnya.

Kerusakan jalan ini, kata Paneca, membuat aktivitas ekonomi warga terganggu. Seperti dalam mengangkut hasil bumi, macam kopi dan kelapa.

Apalagi, jalan rusak ini juga berdampak kian seringnya kendaraan bermotor cepat rusak.

Karena lambannya proses perbaikan jalan oleh Pemkab Tabanan, warga melakukan pembetonan secara swadaya sepanjang 4 kilometer pada 2015 lalu.

Pihaknya sudah memohon kepada pemerintah agar ada perbaikan jalan. Dan informasi yang dia dapat, akan ada perbaikan jalan tersebut pada tahun 2017.

Bahkan, perbaikannya langsung hotmix di sepanjang jalur Selemadeg-Cempaka sepanjang 3 kilometer dari panjang total 10 kilometer. "Katanya akan ada perbaikan tahun 2017," terangnya.

Kenyataannya, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Tabanan I Made Yudiana mengatakan, pada tahun 2017 ini wilayah Manikyang tidak dapat perbaikan jalan. "Tahun depan (2018) kami akan perjuangkan," terang dia. (yor/gup)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia