Sabtu, 18 Nov 2017
radarbali
Politik

DPRD Bali Juga Dikirimi Karangan Bunga Untuk Ahok

Kamis, 04 May 2017 15:20

DPRD Bali Juga Dikirimi Karangan Bunga Untuk Ahok

UNTUK AHOK: Dua karangan bunga dukungan terhadap Ahok dan Djarot terpasnag di depan Gedung DPRD Bali kemarin. (Maulana Sandijaya/Radar Bali)

RadarBali.com – Dukungan berupa karangan bunga untuk Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, mulai merambah ke Bali.

Kemarin (3/5) siang, gedung DPRD Bali di Renon tiba-tiba dikirimi dua karangan bunga. Karangan bunga tersebut diletakkan di halaman depan gedung dewan. Alhasil, karangan bunga ini menjadi perhatian tersendiri bagi setiap orang yang melintas.

Dalam karangan bunga tersebut tertulis kalimat berbahasa Inggris yang menyatakan dukungan untuk Ahok dan wakilnya Djarot Saiful Hidayat. Karangan bunga pertama tertulis; Bapak Ahok & Djarot We Really Want You To Be Leader, May God Bless You Always.

Terjemahan bebasnya dalam bahasa Indonesia adalah;  Kami Sungguh Ingin Kamu Menjadi Pemimpin Kami, Semoga Tuhan Memberkati Anda Selalu. Tertulis di bagian bawah pengirim karangan bunga adalah Yayasan Konde Ratu.

Sementara karangan bunga kedua dengan ukuran lebih kecil tertulis; Thank You Ahok & Djarot, You Are Real Hero Of Indonesia, We Are Very Proud Of You. Terjemahan bebasnya dalam bahasa Indonesia yakni; Terima kasih Ahok & Djarot. Anda adalah Pahlawan Sejati Indonesia, Kami Sangat Bangga dengan Anda.

Pengirim bunga kedua mengatasnamakan dirinya, Committee Of Timeless Indonesia Festival atau Panitia Festival Indonesia Abadi.

Kedatangan karangan bunga ini sendiri tidak diketahui pasti. Petugas keamanan gedung DPRD Bali mengaku tidak tahu persis waktu pengiriman. S

ementara salah satu staf yang mengaku melihat peletakan karangan bunga menyebut pukul 14.00. Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris DPRD Bali Wayan Suwarjana, menyatakan kehadiran karangan bunga tersebut tidak masalah.

“Gedung dewan ini kan rumah rakyat. Jadi, wajar dan tidak masalah kalau ada rakyat yang menyampaikan aspirasi,” ungkap Suwarjana kepada koran ini.

Bahkan, saat ditanya bagaimana jika jumlah karangan bunga terus bertambah seperti halnya di Kantor Gubernur Jakarta, Suwarjawan kembali mengatakan tidak masalah.

Menurutnya selama pengirim karangan bunga memiliki niat yang baik dan tidak menyinggung orang atau pihak lain sah-sah saja.

“Kalau ada yang mengirim lagi, saya tidak bisa melarang karena memang rakyat menyampaikan aspirasi. Yang penting kalimatnya positif dan tidak SARA,” tukas mantan Kepala Dispenda itu. (san/dot)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia