Rabu, 22 Nov 2017
radarbali
Industri

Pasca Kuningan, Transaksi Pegadaian Masih Tinggi

Selasa, 25 Apr 2017 13:30

Pasca Kuningan, Transaksi  Pegadaian Masih Tinggi

BERI SOLUSI: Humas PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar, Made Mariawan. (Zulfika Rahman/Radar Bali)

RadarBAli.com – Tuntasnya rangkaian hari raya mulai Nyepi,  Galungan dan Kuningan di Bali , agaknya semakin bergairah. Buktinya, pasca Galungan dan Kuningan sejak satu pekan lalu transkais di pegadaian justru masih tinggi. Bahkan tingginya aktivitas pegadaian ini masih mencapai di atas 50 persen.

Humas PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar, Made Mariawan, mengungkapkan pasca hari raya Galungan dan Kuningan , transaksi di Pegadaian mengalami peningkatan mulai dari peminjaman dana hingga pegadaian barang yang paling dominan.

Hal itu terjadi, mengingat setelah pelaksanaan hari raya ini dan suasana libur panjang membuat dana berkurang. Jadi untuk melewati aktivitas normal yang mulai menggeliat kembali salah satunya melakukan pegadaian.

 “Karena rata-rata kan wiraswasta jadi untuk modal dagang, dan lainnya perlu modal. Makanya satu-satunya melakukan peminjaman atau jasa pegadaian,” ujarnya.

Untuk pegadaian sendiri di seluruh wilayah Bali, jaminan perhiasan emas masih paling tinggi. Bahkan keberadaannya mencapai 90 persen, barang jaminan merupakan emas.

Sementara 10 persen merupakan barang-barang di luar emas. Hal ini membuktikan saat ini masyarakat sudah cukup jeli dalam melakukan investasi. ‘

“Kalau property lagi melesu, jadi banyak yang beralih ke emas sekarang. Di samping tidak kena pajak, mudah dicairkan, dan juga penyimpanan mudah. Di Bangli saat kami melakukan seminar emas, penjualan emas mencapai 350 gram. Ini sangat bagus pertumbuhannya,” ucapnya.

Disinggung mengenai persiapan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, pihaknya memastikan aktivitas pegadaian akan lebih meningkat ketimbang hari raya Galungan dan Kuningan.

Jika pada hari raya Galungan dan Kuningan di Pegadaian Cabang Denpasar nilai transaksi mencapai 1,5 hingga 2 miliar dalam satu hari, untuk jelang perayaan hari raya Idul Fitri akan lebih dari itu. (zul/rid)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia