Jumat, 19 Jan 2018
radarbali
Bali Utama

Lagi ke Toilet Malah Nemu Narkoba

Sabtu, 22 Apr 2017 07:00

Lagi ke Toilet Malah Nemu Narkoba

ilustrasi (dok JPNN)

RadarBali.com - Ada saja akal pengedar untuk berbisnis obat terlarang. Tempat umum untuk buang air pun bisa dipakai transaksi barang haram itu. Yang menemukan pun kaget.

Ini seperti dialami Ardana, warga Kelurahan Gilimanuk, Jembrana. Dia menemukan bungkusan yang diduga narkotika jenis heroin, hasis, dan ganja. Barang itu ada di  dalam bungkusan plastik.

Semula Ardana hendak buang air kecil di kawasan Terminal Gilimanuk. Tidak disangka, malah menemukan bungkusan plastik yang diduga narkotika tercecer di bawah tempatnya buang air.

Informasi yang diterima koran ini kemarin (21/4) menyebutkan bahwa penemuan tiga jenis narkotika tersebut ditemukan warga Lingkungan Jineng Agung, Kelurahan Gilimanuk, Rabu (19/4)  saat akan buang air kecil di kawasan Terminal Gilimanuk.

Awalnya, Ardana tidak menyangka bungkusan plastik tersebut narkotika. Tetapi, setelah diamati, ketiga bungkus plastik klip tersebut mencurigakan dan diduga narkoba. Akhirnya dia melaporkan kepada polisi di Polsek Kawasan Laut Gilimanuk.

Menurut sumber polisi, bungkusan diduga narkotika tersebut ada tiga jenis. Yakni heroin1,1 gram bruto, hasis,9,4 gram, dan ganja 8,8 gram. Petugas kemudian membawa bungkusan plastik yang ditengarai narkotika tersebut ke mapolsek.

Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol Anak Agung Gede Arka, saat dikonfirmasi membenarkan adanya temuan yang diduga narkotika tersebut.

Menurutnya, Kapolres Jembrana AKBP Djoko Widodo memerintahkan agar cek laboratorium terlebih dulu. Ini untuk memastikan barang-barang tersebut.

Pihaknya saat ini menyerahkan kasus tersebut ke Satuan Reserse Narkoba Polres Jembrana untuk penyelidikan lebih lanjut.  ”Kalau sudah pasti nanti akan dijelaskan langsung oleh Kapolres,” jelasnya.

Kasat Narkoba Polres Jembrana AKP Gusti Komang Muliadnyana, saat dikonfirmasi terkait temuan tersebut mengatakan bahwa memang benar pihaknya telah menerima barang temuan yang diduga narkoba berbagai jenis tersebut.

Namun, untuk memastikan apakah barang temuan tersebut memang benar-benar narkoba, pihaknya menyerahkan ke laboratorium untuk pengecekan.  (bas/pit)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia