Rabu, 22 Nov 2017
radarbali
Bali United

Adi Parwa-Pager Optimistis di Persikad Depok

Sabtu, 15 Apr 2017 14:00

Adi Parwa-Pager Optimistis di Persikad Depok

PAMITAN: Adi Parwa (kanan) berpelukan dengan Irfan Bachdim, saat pamitan di lapangan Trisakti, usai latihan pagi, kemarin. (Miftahuddin/Radar Bali)

RadarBali.com - Latihan Bali United di Lapangan Trisakti Jumat pagi kemarin (14/4), terlihat spesial. Bukan karena ini adalah latihan Bali United yang terakhir sebelum bertolak menuju Madura sore hari kemarin.

Latihan kemarin terasa sangat spesial bagi dua punggawa Bali United I Komang Adi Parwa dan I Putu Pager.

Duo pemain asal Pulau Dewata ini menjalani latihan terakhir bersama Serdadu Tridatu sebelum memperkuat Persikad Depok.

Bersama dengan martinus Novianto dan Jackson Tiwu, mereka semua akan dipinjamkan selama satu musim di klub liga 2 tersebut.

Martinus dan Jackson sendiri tidak mengikuti latihan pagi kemarin karena sudah beryolak menuju Depok kemarin.

Suasana perpisahan terasa usai latihan. Kedua pemain terlihat menyalami semua pemain Bali United satu persatu pertanda perpisahan keduanya.

I Komang Adi Parwa yang ditemui usai latihan kemarin, mengaku tetap bersyukur dengan pengalaman barunya ini.

Dia menilai, hal ini ada bagusnya karena bisa mendapatkan menit bermain yang lebih banyak daripada di Bali United.

Ya, mau bagaimana lagi, harus tetap bersyukur. Apalagi saya bisa mendapatkan jam terbang di sana kan,” ucap pemain asli Jimbaran ini.

Berkarier di luar Bali bukanlah yang pertam bagi Adi Parwa. Mantan pemain PS Badung ini sebelumnya pernah membela Persib Bandung U-21 dan juga Villa 2000.

Tentu ini bukanlah hal yang perlu dirisaukan oleh gelandang Bali United ini. “Ya dihadapi saja. ini tantangan buat saya,” ucapnya.

Terkait klub barunya Persikad Depok, dia mengaku masih cukup buta dengan performa tim berjuluk Serigala Margonda itu.

Namun Adi Parwa tetap optimistis jika dia beserta tiga pemain Bali United lainnya bisa membantu Persikad untuk lolos ke dari fase grup terlebih dahulu.

Lantas apakah sudah dia sudah menjalin komunikasi dengan jajaran manajemen ataupun Pelatih Persikad? Dia mengaku jika belum ada komunikasi lebih lanjut dan kemungkinan komunikasi akan mulai dilakukan hari ini.

“Saya belum komunikasi. Saya tidak tahu apakah manajemen (Bali United) sudah komunikasi dengan Persikad atau bagaimana. Mungkin besok (hari ini, Red) saya akan komunikasi dengan pelatih Persikad,” ucap Adi Parwa.

Apakah optimistis? Dia mengaku optimis dengan performanya nanti. “Pokoknya jangan kasih kendor,” tegasnya.

Pemain yang dipinjamkan lainnya, I Putu Pager juga hampir senada dengan Adi Parwa. Pemain yang sejatinya ingin dipinjam oleh PSS Sleman ini mengatakan jika dia optimis menjadi penjaga gawang utama.

 “Optimis pasti. Saya optimis bisa menjadi penjaga gawang utama Persikad,” bebernya.

Pemain asal Gianyar ini pertama kalinya berkarier di luar Bali. Dia mengaku perasannya bisa asaja dan hal itu tidak terlalu dipusingkan.

Dia mengaku mungkin saja awal-awal kepindahannya akan terasa berat. “Pasti kerasa jauh dari keluarga di awal-awal. Tapi saya yakin bisa betah di Depok,” ungkapnya.

Mantan penjaga gawang Tim Sepakbola PON Bali ini juga belum pernah melihat permainan Persikad Depok.

Pager juga mengaku tidak mengetahui satu pun pemain Persikad. “Belum pernah saya melihat Persikad bermain. Apalagi saya tidak kenal satu pun pemain disana. Tapi saya optimis dengan kerja keras, saya pasti bisa menunjukkan yang terbaik,” ucap Pager. (lit/han)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia