Rabu, 22 Nov 2017
radarbali
Industri

Kemendag Pantau Harga Pasar Tradisional di Denpasar

Jumat, 14 Apr 2017 12:30

Kemendag Pantau Harga Pasar Tradisional di Denpasar

CEK LANGSUNG : Staf Ahli Kemendag Lasminingsih (kiri depan), meninjau langsung harga bahan pokok di Pasar Kereneng, Denpasar, kemarin. (Adrian Suwanto/Radar Bali)

RadarBali.com - Kementerian Perdagangan melakukan pemantauan ke pasar tradisional Denpasar diantaranya, Pasar Kreneng dan Pasar Sindu. Pemantuan ini untuk mengetahui harga kebutuhan pokok menjelang hari raya keagamaan, yakni hari Suci Kuningan dan menjelang bulan Ramadan.

Kegiatan peninjauan pasar tersebut didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali Wayan Kusumawathi, Kadis Derindag Kota Denpasar Wayan Gatra dan sejumlah perangkat daerah terkait.  

Staf Ahli Perdagangan Bidang Perdagangan Jasa, Kementerian Perdagangan (Kemendag) Lasminingsih mengatakan, dari pemantauan harga kebutuhan pokok, seperti beras, gula pasir, cabai rawit dan bawang merah di pasar tersebut menyebutkan harga masih tetap stabil.

Seperti gula pasir Rp13 ribu per kilogram (kg), cabai rawit merah Rp 48 ribu per kg dan bawang merah Rp 34 ribu per kg.

“Kami datang bersama tim untuk meninjau langsung pasar tradisional di Kota Denpasar, yakni Pasar Kreneng dan Sindu yang berlokasi di objek wisata Sanur," katanya

Dalam pemantuan ia mengaku langsung menanyakan kepada para pedagang, bahwa kebutuhan pokok di dua pasar tradisional tetap stabil.

 ''Tidak ada lonjakan harga, walaupun saat ini menjelang hari raya keagamaan, yakni hari Suci Kuningan pada Sabtu (besok, 15/4)," ujarnya.

Namun demikian, kata Lasminingsih, pihaknya berharap dinas terkait di daerah untuk terus melakukan pemantauan harga, termasuk juga melakukan pengawasan terhadap para distributor kebutuhan pokok tersebut ke pasar.

"Dengan langkah pengawasan secara berkelanjutan, kami berharap harga kebutuhan pokok tidak ada kenaikan yang signifikan menjelang perayaan keagamaan tersebut. Saya berharap juga kepada distributor tidak mengambat distribusi barangnya ke pasaran, sehingga harga tetap stabil," ucapnya.

Ia mengatakan jika distribusinya lancar dan stok barang ada di pasar, maka harga bisa stabil.

Karena itulah perlu pengawasan dari semua instansi, termasuk juga berharap kepada warga masyarakat tidak membeli kebutuhan melebihi dari yang diperlukan saat menjelang hari raya itu.

"Pemantauan harga kami berharap kepada dinas terkait terus rutin dilakukan dan dilaporkan kepada kami. Sehingga kami mengetahui perkembangannya di daerah, salah satunya di Denpasar. Rencananya kami akan menjadwalkan ke Bali untuk melakukan pemantauan pasar menjelang ramadan tahun ini," kata Lastiningsih.

Sementara Kadis Derindag Kota Denpasar Wayan Gatra mengatakan, rutin melaksanakan pemantuan ke Pasar Tradisional yang ada di Kota Denpasar.

Meskipun tidak ada hari raya pihaknya juga melakukan pemantuan harga.  Bahkan jika ditemukan ada bahan kebutuhan pokok mengalami kenaikan pihaknya langsung mencari tahu penyebabnya dan mencari sulusi untuk mengatasinya. (feb/han)

 

 

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia