Rabu, 22 Nov 2017
radarbali
Industri

Telkomsel Ajak Ratusan UMKM Pasarkan Produk via Online

Rabu, 12 Apr 2017 13:00

Telkomsel Ajak Ratusan UMKM Pasarkan Produk via Online

BINA MASYARAKAT: EVP Telkomsel Jawa Bali Nusra Ririn Widaryani (kiri) bersama Asisten II Provinsi NTT Alexander Sena saat membuka pelatihan aplikasi online untuk pelaku UMKN bagi masyarakat NTT di Gedung Kantor Gubernur NTT, Kupang, Sabtu (8/4). (Zulfika Rahman/Radar Bali)

RadarBali.com - Sebanyak 200 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada diwilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) diberikan pelatihan oleh PT Telkomsel dalam memasarkan produk mereka lewat bisnis online.

Hal ini diharapkan mampu mempermudah sarana penjualan hasil kreativitas masyarakat serta memberi peluang lebih dalam meningkatkan daya jual untuk merambah pasar lebih luas.

Pelatihan ini pun disambut antusias oleh masyarakat, lantaran dengan majunya teknologi tersebut justru sangat membantu unit usaha yang mereka jalankan. 

Acara yang berlangsung di gedung Kantor Gubernur NTT, acara yang dihadiri 200 orang tersebut diberikan pelatihan tentang mengelola pemasaran produk berbentuk online dengan dukungan pemerintah setempat.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi NTT Alexander Sena yang mewakili Gubernur NTT mengatakan pelatihan aplikasi online yang dilakukan oleh pihak Telkomsel ini sangat membantu peningkatan mutu pengetahuan untuk pelaku UMKM itu sendiri, bahkan hal ini menjadi pemantik untuk masyarakat lainnya terjun dalam usaha lainnya dengan menjajakan produk mereka lewat online.

Inforimasi yang disampaikan untuk pergerakan perekonomian kreatif di wilayah NTT. Dengan kemajuan teknologi akan menjadi suatu produk yg membantu masyarakat di NTT untuk lebih maju bahkan bisa menghasilkan sesuatu yang lebih ketimbang daerah lainnya di Indonesia.

"Kami selaku pemerintah NTT sangat mendukung kegiatan ini. Jadi hal ini bisa sangat membantu sekali bagi pelaku usaha agar lebih sejahtera dan bisa keluar dari kemiskinan yang membelit," ujarnya Sabtu (8/4) lalu.

Sementara itu Eksekutif Vice Presiden (EVP) Telkomsel Jawa Bali Nusra Ririn Widaryani mengungkapkan Telkomsel selaku penyedia jasa layanan komumikasi asli Indonesia terus mengupayakan dalam pemberdayaan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

Salah satunya dengan pelatihan aplikasi online yang digunakan untuk memasarkan produk-produk kerajinan masyarakat NTT.

"Nantinya ini aplikasi online ini juga akan dikeloloa oleh pemerintah. Selain itu pelaku usaha juga bisa langsung memaarkan produk mereka. Dengan adanya perkembangan teknologi ini justru harus disikapi dengan positif salah satunya pemberdayaan kerajinan masyarakat lewat bisnis online ini agar produknya bisa semakin dikenal di seluruh wikayah Indonesia bahkan dunia. Terlebih saat ini sudah 22 Kabupaten di NTT tersedia layanan 4G LTE, akan semakin mudah," paparnya.

Saat ini layanan Telkomsel di wilayah NTT mengalami peningkatan yang cukup bagus.

Dimana dari catatan pihak Telkomsel sendiri, penggunaan layanan data terus mengalami peningkatan yang siginifikan yakni sebanyak 95 persen.

Salah seorang peserta pelatihan yakni Oktaviana Kehi, 53, mengaku cukup senang dengan adanya pelatihan tersebut. Pemakaian internet pada handphone android saat ini sudah menyasar berbagai kalangan.

Hanya saja, pemanfaatanya masih terbatas. Dengan adanya pelatihan ini ia sangat terbantu agar bisa menjajakan dagangannya lebih mudah.

"Jadi kerajinan tas atau kain bisa saya pasarkan lewat online. Kalau saat ini yang pakai internet itu sudah hampir semua bisa tapi kalau lebih detail tidak tahu," kata perempuan asal Atambua ini.

Sekedar diketahui, saat ini keberadaan UMKM di wilayah NTT terdapat sekitar 1.300 UMKM. Dari UMKM tersebut sebagian besar bergerak pada bidang kerajinan.(zul/han)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia