Jumat, 19 Jan 2018
radarbali
Bali United

Seandainya Bukan Uji Coba.. 1 Persib Bandung v Bali United 2

Minggu, 09 Apr 2017 15:20

Seandainya Bukan Uji Coba.. 1 Persib Bandung v Bali United 2

SUPER PANAS: Winger Bali United Yabes Roni (kanan) dirangkul Hasyim Kipuw, untuk menghindari amuk para pemain Persib, usai mengarahkan tendangan ke Michale Essien di stadion GBLA Bandung, tadi malam. (Riana Setiawan / Radar Bandung / Jpg)

RadarBali.com - Bali United akhirnya bisa membuktikan kualitasnya. Meskipun hanya berlabel laga uji coba, Bali United sukses mempermalukan Persib Bandung dengan skor tipis 1-2 di depan puluhan ribu Bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu sore kemarin (8/4).

Gol-gol kemenangan Bali United dilesakkan oleh Irfan Bachdim pada menit ke-14 dan gol dari Yabes Roni Malaifani pada menit ke-68.

Gol hiburan Persib Bandung dicetak oleh Raphael Maitimo pada menit ke-87. Meskipun hanya berlabel uji coba, pertandingan kemarin berlangsung cukup menarik dan seru.

Kemenangan Bali United juga mengejutkan. Sebab, Persib sekarang sudah dianggap menjadi tim yang sangat menakutkan dan sudah berlabel tim bintang.

Kehadiran beberapa pemain bintang, satu marquee player Michael Essien (eks Chelsea) dan satu pemain semi marquee player Carlton Cole (eks West Ham) membuat Persib semakin ditakuti.

Sejak babak pertama, Bali United terlihat bermain taktis dan berbahaya. Di menit awal babak pertama, Bali United hampir saja membuka keunggulan andai saja penyerang Bali United asal Belanda, Sylvano Comvalius bisa mengkonversi umpan dari Irfan Bachdim.

Tendangannya hanya mampu ditepis penjaga gawang Persib Bandung. Bola muntah pun gagal dikonversi Bachdim dan hanya melebar di sisi kiri gawang.

Terlihat jelas bagaimana kekecewaan Sylvano yang tidak bisa mengkonversi umpan menjadi gol.

Tanpa Michael Essien di lini tengah Persib membuat permainan Maung Bandung – julukan Persib Bandung tidak terlalu hidup.

Hariono, Atep, Maitimo belum bisa berbicara banyak. Dengan formasi 4-1-4-1 yang diterapkan Pelatih Bali United Hans Peter Schaller, justru lebih efektif dan lebih menyerang. Pertahanan Bali United juga terlihat lebih padu.

Pada menit ke-14, para pemain Persib kaget dengan sprint cepat Irfan Bachdim pada menit ke-14. Bek tengah Persib, Vladimir Vujovic kalah lari dengan Bachdim dan pemain naturalisasi itu dengan leluasa melepaskan tendangan ke gawang Persib Bandung.

Bali United unggul 0-1. Terlihat jelas ada kesalahan dalam mengawal Bachdim oleh Vlado.

Apalagi di 10 menit awal, pertahanan Persib sangat keteteran dengan permainan kaki ke kaki I Gede Sukadana dkk.

Bachdim sepertinya sudah mencapai level permainan dan stamina terbaiknya pasca mengalami cedera.

 Terlihat juga pertahanan skuad asuhan Djajang Nurjaman sedikit bocor. dengan stamina yang dimiliki Bachdim saat ini, susah jika Vlado bisa berduel lari dengan pemian bernomor punggung 10 ini.

Di babak pertama, bek kiri Bali United I Made Andhika Wijaya juga harus kerja keras mengawal “musuhnya” Febri Hariadi.

Kecepatan yang dimiliki pemain muda Persib ini membuat kewalahan Andhika. Beberapa kali Andhika harus mematikan pergerakan Febri dan harus diganjar kartu kuning.

Susahnya menutup pergerakan Febri karena ada jarak sekitar dua meter antara keduanya.

Andhika tidak lebih cepat dari Febri. Ini menjadi pelajaran berharga bagi bek berusia 20 tahun ini.

Febri juga berhasil merepotkan pertahanan Bali United. Andhika yang mengejar Febri, terpaksa harus dihentikan pergerakannya oleh rekan setimnya Abdul Rahman Sulaiman.

Mereka berdua sampai  bertabrakan untuk mengejar winger lincah Persib ini. Pada menit ke-30, hampir saja Bali United menambah keunggulan.

Hanya saja, Sylvano yang sudah berada di depan gawang dan sudah menerima umpan matang dari Bachdim, justru tendangannya melambung diatas mistral gawang.

Pada babak kedua, permainan Persib lebih hidup setelah Essien masuk. Lapangan tengah Maung Bandung terlihat sudah bisa menguasai jalannya pertandingan dan Essien seakan menjadi motor serangan.

Beberapa kali para pemain Persib mengancam gawang bali United yang dikawal I Kadek Wardana.

Keasikan menyerang, Persib justru harus tertinggal lagi melalui serangan balik cepat yang dilakukan pemain Bali United.

Pada menit ke-68, Yabes Roni Malaifani dengan leluasa menceploskan bola hasil dari rebound Miftahul Hamdi.

Dua gol dari bali berkat transisi yang sangat baik. Serangan balik selalu merepotkan Persib Bandung.

Babak pertama dan kedua, pola serangan Bali United hampir selalu terjadi melalui serangan balik. Kesenangan Yabes tidak berlangsung lama.

Yabes menjadi from hero to zero setelah mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-72.

Sempat menjadi kontroversi, namun wasit beranggapan berbeda. Yabes diangap sengaja menendang bola langsung ke arah Essien.

Apa yang dilakukan pemain asal NTT ini menyulut emosi Essien. Pemain asal Ghana ini sepertinya tidak terima dengan perlakuan Yabes.

Bak banteng yang sedang mengamuk, Essien mengejar yabes dan langsung dihadang pemain Bali United.

Bukannya tenang, Essien justru semakin mengamuk dengan hadangan pemain Bali United itu.

Sepertinya ini adalah tendangan selamat datang untuk Essien. Setelah keluarnya Yabes, Bali United bermain semakin bertahan dan cenderung memarkir bus. Marcos Flores dkk hanya bersiap menerima serangan yang dilancarkan Persib.

Gol semata wayang Persib akhirnya terjadi pada menit ke-87 melalui tendangan first time Raphael Maitimo.

Ini yang ditakutkan Sylvano sebelumnya. Maitimo-lah yang harus diwaspadai oleh Bali United dan bukan dua marquee player milik Persib Bandung.

Masuknya Charlton Cole di babak kedua juga tidak berarti apa-apa bagi Persib Bandung. (lit/han)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia