Rabu, 22 Nov 2017
radarbali
Ukm

Dekranasda Kota Support Perajin ke Inacraf 2017

Sabtu, 01 Apr 2017 13:00

Dekranasda Kota Support  Perajin ke Inacraf 2017

GO NATIONAL: Ketua Dekranasda Kota Denpasar Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra saat tatap muka dengan para perajin di Graha Sewaka Dharma Lumintang, kemarin. (Istimewa)

RadarBali.com – Dengan meningkatkan inovasi agar mampu bersaing di tingkat nasional, sejumlah produk kerajinan dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Denpasar digenjot untuk mengembangkan kreativitas agar tak hanya bisa melakukan promosi dalam pameran di tingkat kota Denpasar saja.

Namun juga mampu menunjukkan kreativitas di tingkat nasional. Salah satunya dalam ajang Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT 2017) yang tahun ini akan dilaksanakan pada tanggal 26-30 April mendatang.

Melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Denpasar produk perajin dilakukan sentuhan program promosi dengan memberikan seluas-luasnya kepada perajin Kota Denpasar dalam mempromosikan produk.

Dengan melakukan berbagai terobosan yang dilakukan di bidang pengembangan kreativitas dan pemberdayaan promosi, diyakini perajin Bali mampu lebih banyak merambah pasar nasional.

 “Kami harapkan para perajin tidak saja berpameran namun dapat menggali ide-ide kreatif melihat inovasi dari kerajinan yang dipamerkan daerah lain,” ujar Ketua Dekranasda Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra, saat melakukan tatap muka dengan para perajin bertempat di Graha Sewaka Dharma Lumintang Jumat kemarin.

Lebih lanjut dikatakan, Inacraf menjadi ajang pameran terbesar di Indonesia dengan jumlah pengunjung yang sangat membeludak serta diikuti kalangan perajin baru dan perajin profesional dari seluruh Indonesia.

Sehingga moment ini sangat tepat memfasilitasi perajin untuk melakukan promosi. Lebih dari itu ajang ini juga dapat dimanfaatkan para perajin untuk menggali inovasi dan pengalaman dalam peningkatan produk.

“Produk kerajinan Denpasar dari tekstil hingga kerajinan tangan yang memiliki ciri khas tersendiri dengan kaya corak dan warna sangat memiliki nilai yang sangat baik,” tutur istri Wali Kota Denpasar IB Rai D. Mantra tersebut.

Sementara itu Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Kota Denpasar Made Saryawan mengatakan, pameran Inacraf yang difasilitasi kepada perajin saat ini dari tiga unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Denpasar yakni Bagian Ekonomi, Disperindag, dan Dinas Koperasi dan UKM Denpasar.

Masing-masing OPD melibatkan tiga orang perajin yang belum pernah mengikuti pameran di Inacraf. "Kami berkolaborasi melibatkan perajin yang belum pernah melakukan promosi ditingkat Nasional," ujar Saryawan.

Salah seorang perajin tas anyaman, yakni Suhartini Sudanta, mengaku cukup senang dengan perhatian Pemkot Denpasar dengan adanya pembekalan dalam bidang promosi sehingga bisa tampil dalam ajang Inacraft.

“Harapannya mampu meningkatkan produk kerajinan saya untuk lebih mandiri dan dilirik pasar luar Bali,” pungkasnya. (zul/han)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia