Selasa, 26 Sep 2017
radarbali
Produk

Permintaan Pertalite-Pertamax Meningkat

Sabtu, 25 Mar 2017 13:00

Permintaan Pertalite-Pertamax Meningkat

PRIMADONA: Petugas salah satu SPBU di Renon, Denpasar, sedang mengisi BBM jenis Pertamax. (Adrian Suwanto/Radar Bali)

RadarBali.com – Premium yang dulunya menjadi pilihan bahan bakar minyak (BBM) semua kalangan masyarakat, kini perlahan mulai ditinggalkan. Saat ini masyarakat kebanyakan sudah mulai beralih ke BBM jenis Pertalite dan Pertamax.

Di Bali, rata-rata ketersediaan premium di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), juga hampir mengalami penurunan.

Kondisi ini terjadi, lantaran harga pertalite dan pertamax dengan kualitas lebih bagus serta dengan perbedaan harga yang tidak terlalu jauh membuat masyarakat memilih kedua jenis BBM tersebut.

Hal ini dibenarkan oleh Heppy Wulansari, selaku Area Manager Comunication and Relation Pertamina Jatim Bali Nusra.

Heppy mengatakan, untuk permintaan BBM jenis premium ini memang mengalami penurunan di Bali.  

Pada tahun 2016 lalu, kisaran premium masih berada di angka 49 persen jika dibanding tahun 2015 sebelumnya yang masih berada di kisaran angka d iatas 80 persen.

“Tahun 2016, premium mengalami penurunan yang sangat signifikan. Bahkan sejak 2014 sudah mulai mengalami penurunan,” ujarnya pada Jumat kemarin (24/3).

Sedangkan untuk penggunaan BBM jenis Pertalite terus mengalami peningkatan. Di tahun 2016 pada bulan Januari, pertalite hanya berkisar 2 ribu kilo liter (KL), angka ini meningkat di bulan Desember menjadi 17 ribu KL.

Pun dengan pertamax yang mengalami peningkatan, di bulan Januari 2016 berkisar 8 ribu KL, dan pada bulan Desember 2016 mencapai 22 ribu KL.

“Minat masyarakat semakin turun menggunakan premium, dan lebih memilih BBM jenis pertalite atau pertamax. Karena selisih harga yang tidak terlalu tinggi. Dengan kualitas lebih baik ketimbang premium, terlebih premium saat ini bukan barang bersubsidi,” papar Heppy.

Saat ini di Bali sendiri terdapat 188 outlet SPBU yang tersebar di beberapa wilayah.

Di mana, 179 di antaranya sudah menyediakan pertamax dan SPBU yang menyediakan pertalite sebanyak 143 outlet.

Pihaknya memperkirakan, untuk penggunaan pertalite dan pertamax di tahun ini dipastikan mengalami peningkatan. (zul/han)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia