Rabu, 22 Nov 2017
radarbali
Bali Dwipa

Air PDAM Keruh Sejak Seminggu, Warga Protes

Senin, 20 Mar 2017 09:00

Air PDAM Keruh Sejak Seminggu, Warga Protes

BURUK: Warga menunjukkan air keruh yang mengalir dari kran di Perumahan Tedung, Temesi, Gianyar. (Istimewa)

RadarBali.com – Air PDAM di Perumahan Tedung, di Desa Temesi keruh sejak seminggu terakhir. Pelanggan air pun mulai kecewa dengan pelayanan yang diberikan.

Jangankan untuk mandi, untuk memasak pelanggan mengaku kesulitan.

“Airnya keruh, cokelat, dipakai memasak tidak berani,” ujar salah satu warga Tedung, Agus Arimbawa, kemarin (19/3).

Dia menjelaskan, untuk memasak sehari-hari terpaksa harus membeli air galon kemasan demi kesehatan.

“Kalau beli air galon lagi keluar biaya lagi ini kesulitan bagi kami,” jelasnya.

Sedangkan, jika dipakai mandi, air kerus tersebut terasa lengket. “Karena tidak bersih, jadi di badan seperti ada yang belum bersih,” ungkapnya.

Kini, sebagian warga yang punya kerabat memilih pindah mandi. “Saya mandi sampai ke kota, ke tempat orang tua, itu juga mandinya terpaksa,” terangnya.

Sementara itu, terkait kerusakan itu, warga juga sempat protes ke pihak PDAM. “Katanya ada gangguan air, tapi sampai keruh begini, sudah lama sekali,” keluhnya.

Dia pun berharap segera ada perbaikan dan penanganan supaya kebutuhan air bersih bisa terlayani. “Namanya saja Perusahaan Air Minum, masak keruh,” ujarnya geleng-geleng.

Di bagian lain, pelayanan PDAM Gianyar yang dihubungi koran ini mengakui adanya keruh pada air.

“Karena ada sumbatan di aliran sepanjang itu, mohon bersabar,” ujar petugas pelayanan dari balik sambungan telepon. (dra/rid)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia