Rabu, 22 Nov 2017
radarbali
Basket

Helena Off hingga Akhir Musim, Impian Tampil di SEA Games 2017 Pupus

Minggu, 12 Mar 2017 12:30

Helena Off hingga Akhir Musim, Impian Tampil di SEA Games 2017 Pupus

FOKUS PENYEMBUHAN: Helena Tumbelaka saat membela Merpati Bali Honda-Merpati Bali Basketball Challenge di GOR Merpati, Denpasar, Februari lalu. (Alit Binawan / Radar Bali)

RadarBali.com - Mimpi buruk. Ini kata yang tepat untuk menggambarkan bagaimana kesedihan dari Maria Helena Elizabeth Tumbelaka, shooting guard Merpati Bali yang harus absen hingga akhir musim kompetisi basket profesional putri Indonesia pada tahun ini.

Ini menyusul cedera meniscus dan Anterior Cruciate Ligament (ACL) lututnya yang putus, saat kontra Surabaya Fever di seri pertama yang berlangsung di Bali awal Februari lalu.

“Yang jelas pasti saya sedih dengan cedera yang saya alami sekarang ini. Sepertinya saya juga harus off sampai akhir season mas,” beber Helena yang dikonfirmasi Sabtu kemarin (11/3).

Itu artinya, dia juga tidak bisa memperkuat Merpati Bali di seri kedua yang berlangsung di Pontianak pada 20-26 Maret ini.

Untuk penanganan cederanya, dia masih harus menunggu lututnya benar-benar pulih dari bengkak terlebih dahulu agar bisa ditangani lebih lanjut.

“Setelah itu baru operasi mas,” terangnya. Pebasket bernomor punggung 1 ini mengaku jika harus membutuhkan minimal enam bulan masa pemulihan untuk bisa terjun ke lapangan lagi.

Bukan hanya tidak memperkuat Merpati Bali di seri selanjutnya, Helena juga dipastikan tidak akan memperkuat Tim Basket Putri Indonesia diajang SEA Games 2017 yang berlangsung di Malaysia.

Ini menjadi pukulan telak bagi pebasket berusia 25 tahun ini. Sebab, selangkah lagi dia akan membela Indonesia dan ini menjadi impiannya sejak awal.

“Bisa dibilang momen yang sangat berharga banget. Kecewa pasti dan bohong kalau tidak kecewa,” terangnya.

Namun Helena tidak patah semangat. Dia mengaku tidak ingin terlarut dalam kekecewaan saat ini.

“Aku ngeliat ke depan aja mas. Masih banyak yang bisa dilakukan untuk ke depan. Jadi ya bangkit dari kesedihan dan dijalani saja. Yang penting tidak patah semangat,” terang Helena.

Dengan mengalami cedera seperti sekarang ini, dia merasa dukungan dari orang terdekat sangat penting saat ini. Termasuk juga dukungan dari keluarga Helena.

“Pasti menyemangati saya. Bersyukur mereka tetap mendukung untuk bisa main lagi secepatnya,” ungkapnya. (lit/han)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia