Rabu, 22 Nov 2017
radarbali
Industri

Pasokan Terbatas, Harga Ikan Laut Meningkat

Selasa, 31 Jan 2017 14:00

Pasokan Terbatas, Harga Ikan Laut Meningkat

MERANGKAK NAIK : Suasana aktivitas penjualan ikan laut di Pasar Badung kemarin (30/1). Pasokan yang terbatas, membuat harga ikan laut perlahan meningkat. (Adrian Suwanto/Radar Bali)

RadarBali.com - Curah hujan yang masih tinggi, tak hanya membuat beberapa pasokan hasil pertanian tersendat.

Tapi pasokan ikan laut sebagai salah satu kebutuhan masyarakat juga menjadi terbatas.

Akibatnya harga ikan laut di pasaran, khususnya di Pasar Badung ikut mengalami peningkatan.

Jro Melati salah seorang pedagang ikan laut di Pasar Badung ketika ditemui saat berjualan, Senin (30/1) kemarin mengatakan, sejak hujan mulai intens turun di bulan Desember lalu, pasokan ikan di pasaran menurun.

Hal ini berdampak pada harga ikan laut yang juga terus mengalami peningkatan. Hingga kini peningkatan harganya telah mencapai Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu per kilogram.

“Ikan Kembung yang biasanya Rp 30 ribu, sekarang Rp 35 ribu per kilogram. Ikan Dorang yang biasanya Rp 35 ribu, sekarang Rp 45 ribu per kilogram. Termasuk juga (ikan) Tongkol yang biasanya Rp 25 ribu, sekarang Rp 25 ribu per kilogram,” paparnya.

Dengan adanya peningkatan harga tersebut, membuat pembeli mengurangi jumlah pembeliannya.

Jika biasanya pembeli bisa warga yang berbelanja membeli ikan sebanyak lima kilogram, kini hanya tiga kilogram. “Karena harganya naik, jumlah ikan yang dibeli jadi sedikit,” katanya.

Hal senada diungkapkan Sukri, salah seorang pedagang ikan laut di Pasar Badung.

Menurutnya sejak hujan terus turun, pasokan ikan laut mengalami penurunan, dan harganya pun mengalami peningkatan. Sehingga mau tidak mau, dia pun meningkatkan harga ikan laut yang dijualnya.

“Semua jenis ikan laut rata-rata harganya naik. Karena harganya naik, pembeli jadinya pikir-pikir kalau beli ikan laut,” ungkapnya. (ayu/wid)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia