Rabu, 22 Nov 2017
radarbali
Basket

Siswa SMP Antusias Ikuti Coaching Clinic

Senin, 30 Jan 2017 08:00

Siswa SMP Antusias Ikuti Coaching Clinic

FOKUS: Para peserta coaching clinic tengah melakukan latihan passing ball di GOR Merpati, kemarin. (Alit Binawan/Radar Bali)

RadarBali.com - Tim basket putri Merpati Bali kembali menjalani kegiatan padat. Setelah Sabtu lalu (28/1) lebih banyak mendapatkan waktu luang karena perayaan Imlek.

Kemarin (29/1) Dora Lovita dkk kembali menjalani rangkaian kegiatan yang cukup padat.

Mereka melakukan coaching clinic kepada 80 siswa SMP dari delapan SMP yang ada di Bali.

Kedelapan SMP tersebut adalah SMPN 1 Tabanan, SMPN 1 Denpasar, SMPN 8 Denpasar, SMP Dyatmika, Tunas Daud, Soverdi, Gianyar, JB School, dan SMP yang paling jauh dalam coaching clinic kali ini adalah SMPN 1 Pupuan. “Tujuannya bukan hanya coaching clinic sebenarnya. Kami ingin memperkenalkan Merpati Bali sebagai salah satu tim profesional putri yang ada di Indonesia dan juga memperkenalkan Merpati Basketball itu sendiri,” ucap Ketua Pelaksana Merpati Bali Women Basketball Challenge 2017 feat Jawa Pos Radar Bali Student Basketball League Risdianto Roeslan yang ditemui di sela-sela acara di GOR Merpati kemarin.

Dia menjelaskan, dalam coaching clinic kemarin Merpati Bali menggunakan sistem latihan sirkuit.

Maksudnya, membagi para pemain ke beberapa kelompok dan dimasukkan dalam beberapa jenis station.

“Satu station ada beberapa latihan. Seperti latihan fundamental,” terangnya.

Penunjukan SMP-SMP ini juga tidak sembarangan. SMP-SMP ini diundang karena dianggap memiliki prestasi.

“Jadi ada undangan ke beberapa SMP yang dianggap memiliki prestasi. Contohnya SMP 1 Pupuan. Mereka memang cukup jauh, tapi mereka memiliki prestasi yang cukup bagus di Tabanan. Ini bisa jadi kesempatan yang bagus. Lalu, dilihat juga faktor geografisnya,” imbuh Cak Risdi.

Siapa pelatih yang membimbing puluhan pebasket yang masih duduk di bangku SMP ini?

Mereka semua adalah kedua belas pemain dari Merpati Bali. Salah seorang pemain Merpati Bali yang terlihat cukup antusias adalah Dora Lovita.

Pebasket bernomor punggung 23 ini terlihat antusias dengan kegiatan kemarin.

Pebasket yang berposisi sebagai power forward Merpati Bali ini juga melihat anak-anak yang diajari kemarin ingin tahu lebih banyak tentang basket dan cara-cara bermain basket dengan benar.

“Banyak anak-anak yang baru tahu. Ternyata main basket seperti ini. Mereka juga banyak yang mau tahu dan nggak sungkan buat tanya,” terangnya.

Ditanya mengenai kesannya menjadi pelatih sehari, pebasket berusia 22 tahun mengaku cukup lelah menjadi seorang pelatih.

“Capek ternyata jadi pelatih, tapi jadi pelatih berkesan juga. Saya senang bisa berbagi ilmu dengan mereka. Apalagi dari daerah ilmu basketnya kurang,” terang Dora.(lit/pit)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia