
Salah satu proyek apartemen sedang tahap penyelesaian konstruksi. ANTARA/ Ganet Dirgantoro
JawaPos.com - Berbagai rencana kebijakan dan komitmen dari pasangan calon yang akan bertarung di pemilihan umum (pemilu), membuat suasana ketidakpastian bagi pelaku bisnis.
Berbagai kalangan pelaku bisnis khawatir dengan perdebatan pemilu yang terjadi akan mempengaruhi usahanya.
Hal tersebut berdasarkan pernyataan Ferry Salanto, Head of Research Colliers Indonesia, seperti dilansir dari Radar Surabaya Bisnis (Jawa Pos Grup), dalam hitungan beberapa bulan ke depan hingga perayaan demokrasi Indonesia menuju kepemimpinan baru, para investor dan pembeli properti cenderung untuk menunda keputusan bisnis.
Meskipun menjelang pemilu tidak menentukan nasib kondisi pasar, akan tetapi pemilihan ini mempengaruhi sentimen secara keseluruhan.
“Setelah pemilihan, diharapkan pembeli properti akan melanjutkan aktivitas dan menghidupkan kembali pasar,” kata Ferry.
Kekhawatiran terbesar pada kalangan pemilik atau pengembang properti perkantoran adalah hasil dari pemilu ini.
Hasil pemilu akan berpotensi berpengaruh pada perubahan regulasi, terutama yang terkait dengan proyek konstruksi yang sedang berlangsung.
Kebijakan baru yang tidak menarik bagi sektor bisnis akan berpotensi menurunkan minat investasi.
Pada umumnya pelaku bisnis cenderung untuk mengambil pendekatan wait and see, atau memastikan proyek pembangunan berjalan lancar, dan segera membuat keputusan saat sudah ada kepastian dari hasil pemilu.
Para investor dan perusahaan saat ini berpacu untuk mempercepat penyelesaian proyek-proyek yang ada untuk mengejar target sebelum pemilu.
Berkaca pada kondisi beberapa tahun terakhir, pasar hunian untuk ekspatriat umumnya tidak terpengaruh secara langsung dengan adanya pemilu.
Seperti halnya dengan pasar industrial dan ritel, kekhawatiran biasanya muncul karena adanya potensi regulasi dapat saja berubah saat pemerintahan bertransisi.
Oleh karena itu, dampak pada pasar sewa hunian bagi pekerja asing mungkin dapat terasa setelah pemilu selesai dan kebijakan baru diterapkan.
Untuk pasar apartemen pada tahun 2024 masih menghadapi tekanan akibat beberapa faktor, termasuk faktor alamiah dari hasil pemilihan umum menyebabkan ketidakpastian, sehingga membuat investor memilih untuk mengamati kondisi.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
