Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 September 2017 | 17.23 WIB

Lima Fakta Hunian Konsep TOD yang Semakin Digemari

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Pemerintah tengah menggiatkan megaproyek untuk moda transportasi massal di sekitar Jabodetabek. Kehadiran moda transportasi massal tersebut membutuhkan dukungan aspek lain, yakni tempat tinggal. Publik rela naik angkutan publik apabila dekat dengan rumah mereka. Kini para pengembang dan pemerintah terus berupaya mengembankan pembangunan hunian konsep Transit Oriented Development (TOD).


Berikut fakta tentang hunian konsep TOD:


1. Pendekatan pengembangan kota yang mengadopsi tata ruang campuran dan maksimalisasi penggunaan angkutan massal seperti Busway/BRT, Kereta api kota (MRT), Kereta api ringan (LRT), dan dilengkapi jaringan pejalan kaki/sepeda.


2. Perjalanan/trip akan didominasi dengan menggunakan angkutan umum yang terhubungkan langsung dengan tujuan perjalanan.


3. Tempat perhentian angkutan umum mempunyai kepadatan yang relatif tinggi dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas parkir, khususnya parkir sepeda.


4. Pengembangan TOD sangat maju dan telah menjadi tren dikota-kota besar khususnya di kawasan kota baru yang besar seperti Tokyo di Jepang, Seoul di Korea, Hongkong, Singapura, yang memanfaatkan kereta api kota serta beberapa kota di Amerika Serikat dan Eropa.


5. TOD harus ditempatkan pada jaringan utama angkutan massal, pada koridor jaringan bus/ BRT dengan frekuensi tinggi, pada jaringan penumpan bus yang waktu tempuhnya kurang dari 10 menit dari jaringan utama angkutan massal.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore