JawaPos.com - Pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menyatakan akan menjadikan kalangan santri menjadi salah satu prioritas kerja bila nanti menjadi presiden dan wakil presiden terpilih. Prabowo beranggapan pesantren memiliki andil penting dalam pembentukan SDM unggul.
"Beliau (Prabowo) juga akan menekadkan untuk menjadikan pesantren fasilitas pendidikan agama islam, karena akhlak dan budi pekerti akan dibangun dari sana," kata Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Ahmad Muzani di hadapan para ulama dalam acara deklarasi Majelis Dzikir Nurul Wathon di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (30/11).
Di hadapan para kiai dan ulama, Muzani memastikan janji Prabowo terkait dana abadi pesantren akan direalisasikan. Dengan begitu, pesantren bisa lebih berkembang lagi.
"Karena itu, dana abadi pesantren seperti yang diharuskan dalam UU Pondok Pesantren, Insya Allah akan diwujudkan pada saat beliau jadi presiden," jelasnya.
Lebih lanjut, Muzani mengatakan, bila Prabowo berkuasa, akan menggunakan jabatan tersebut untuk membela orang miskin, orang yang terpinggirkan, membela petani, pedagang, hingga orang-orang yang tidak menikmati pembangunan.
"Karena itu pak Prabowo ingin agar mereka memiliki hak hidup yang lebih baik. Karena itu, tekad beliau adalah beliau ingin memberikan makan siang gratis kepada semua pelajar dan siswa siswi dan ibu-ibu hamil," imbuhnya.
Baca Juga: Tak Terkendala Adaptasi, Robson Duarte Siap Berikan yang Terbaik untuk Penggemar Persebaya Surabaya
Prabowo berpendapat bahwa makanan siang gratis dan minum susu adalah cara untuk meningkatkan kesehatan dan gizi anak-anak bangsa. Sehingga perkembangan intelektual anak bisa lebih maksimal.
"Dengan begitu maka, 5,10, bahkan 15 dan 20 tahun yang akan datang, Indonesia akan dipenuhi oleh generasi yang sehat, generasi yang IQ-nya tinggi, generasi yang otaknya cerdas dan generasi yang fisiknya bagus, dengan begitu prestasi orang-orang akan meningkat," pungkas Muzani.