
Ketua Panitia Penyelenggara HUT ke-61 Partai Golkar Muhidin M. Said (dua dari kiri) menyampaikan keterangan kepada awak media di DPP Partai Golkar, Jakbar, Sabtu (18/10). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Partai Golkar akan tepat berusia 61 tahun pada Senin (20/10) mendatang. Namun agenda puncak peringatan hari bersejarah bagi partai berlambang pohon beringin itu baru akan dilaksanakan pada Desember mendatang.
Karena itu, mulai 20 Oktober nanti, Partai Golkar menyelenggarakan sejumlah acara sampai agenda puncak berlangsung akhir tahun ini.
Ketua Panitia Penyelenggara HUT ke-61 Partai Golkar Muhidin M. Said menyampaikan bahwa Golkar adalah salah satu partai politik (parpol) tertua di Indonesia.
Golkar juga merupakan salah satu parpol besar di Indonesia. Perjalanan panjang partai tersebut disertai dengan jatuh-bangun dan suka-duka bersama masyarakat.
”Termasuk di pemerintahan pusat, lembaga eksekutif, ataupun pemerintahan daerah,” jelasnya.
Memasuki usia yang sudah lebih dari 6 dekade, Partai yang berdiri pada 20 Oktober 1964 itu ingin mengukuhkan kembali rasa persatuan dan soliditas di antara para kader.
Untuk itu, HUT kali ini menitikberatkan pada penguatan solidaritas, baik di internal maupun eksternal Golkar. Dalam arti, Golkar ingin peringatan hari jadi ke-61 turut dirasakan kebahagiannya oleh masyarakat.
Rangkaian HUT Ke-61 Partai Golkar akan diawali dengan melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan.
”Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia beserta segenap kader Partai Golkar akan melakukan upacara penghormatan sekaligus berziarah di TMP Kalibata pada 20 Oktober 2025,” ujar Muhidin kepada awak media di DPP Partai Golkar pada Sabtu (18/10).
Acara itu bakal diteruskan dengan tasyakuran di hari yang sama pada pukul 19.00 WIB. Bahlil akan melakukan potong tumpeng dan memberikan santunan pada anak yatim sebagai bagian dari rasa syukur atas perjalanan panjang Golkar sebagai parpol di Indonesia.
”Setelah tasyakuran, rangkaian kegiatan HUT akan dilanjutkan dengan acara pembagian sembako dan donor darah. Khusus untuk pembagian sembako yang akan diadakan pada tanggal 22 Oktober 2025 pukul 15.30 WIB. Kegiatan serupa juga telah diselenggarakan oleh DPD tingkat provinsi serta kabupaten-kota di seluruh Indonesia,” terang Muhidin.
Menurut dia, secara keseluruhan tidak kurang dari 610 ribu paket sembako didistribusikan kepada masyarakat. Itu sekaligus menegaskan bahwa Golkar selalu hadir sebagai motor penggerak Indonesia dengan selalu berpihak pada kepentingan rakyat.
Tidak berhenti sampai di situ, pada 25 Oktober nanti, Satkar Ulama sebagai salah satu organisasi yang didirikan oleh Golkar akan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur.
Dalam agenda itu diperkirakan akan hadir 10 ribu jemaah beserta Gus Iqdam selaku pimpinan Majelis Ta'lim Sabilu Taubah.
”Sebagai bentuk komitmen Partai Golkar dalam menjunjung tinggi nilai budaya, Partai Golkar juga akan menggelar pementasan wayang kulit pada tanggal 14 November 2025 pukul 20.00 WIB,” jelasnya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
