JawaPos Radar | Iklan Jitu

Viral Pose 'Dua Jari' Sejumlah Hakim, DPR-MA bakal Gelar Rapat

14 Februari 2019, 08:05:59 WIB
Arsul Sani
Sekjen DPP PPP, Arsul Sani. Arsul mengatakan jika DPR akan menggelar rapat terakait aksi pose 'Dua Jari' sejumlah hakim. (Dok.JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Warganet belakangan dihebohkan dengan beredarnya sebuah foto yang menunjukkan sejumlah hakim pengadilan berpose dua jari, seperti simbol yang digunakan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Arsul Sani mengatakan akan membahas hal ini di rapat bersama Mahkamah Agung. Dia akan mempertanyakan maksud dari pose dua jari itu.

"Nanti tentu ini akan kita tanyakan dalam rapat konsultasi antara Mahkamah Agung dengan DPR berikutnya, apakah viral itu merupakan keberpihakan atau tidak," ujar Arsul di kompleks DPR RI Senayan, Jakarta, Rabu (13/3).

Saat ini, DPR tak mau terburu-buru mengambil keputusan. Sebab, menurut Sekjen PPP itu, simbol dua jari bukan hanya digunakan oleh pendukung Prabowo, melainkan pegiat literasi pun memakainya.

"Lambang dua jari yang dipergunakan 02 itu kan juga merupakan lambang misalnya literasi. Itu kan dipergunakan juga kan oleh teman-teman pegiat literasi," sambung Arsul.

Sebelumnya, dunia peradilan digegerkan oleh sebuah foto hakim 'salam dua jari'. Padahal Dirjen Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung (MA) telah melarang hakim menunjukkan keberpihakan dalam pilpres. Selidik punya selidik, foto itu adalah sekelompok hakim yang bertugas di PN Jakpus.

Namun, Ketua PN Japus Yanto membantah keras foto-foto itu terkait pilpres atau berafiliasi dengan politik.

"Itu pistol, bukan dua jari. Kemudian ada jempol dan genggam juga ada, tapi orang iseng ditambahi, padahal pakai kamera, tidak pakai handphone," kata Ketua PN Jakpus Yanto di kantornya Jalan Bungur Raya, Jakarta Pusat, Selasa (12/2).

Editor           : Imam Solehudin
Reporter      : Sabik Aji Taufan
Copy Editor : Fersita Felicia Facette

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up