JawaPos Radar | Iklan Jitu

Pengganti Sandi Antara Syaikhu atau Agung, HNW Jawab dengan Pantun

14 Februari 2019, 18:16:13 WIB
Hidayat Nur Wahid
Wakil Ketua Dewan Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW) menilai proses pemilihan Wagub DKI sudah berjalan sesuai dengan kesepakatan. (Humas MPR)
Share this

JawaPos.com - Pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk menggantikan Sandiaga Salahuddin Uno yang maju di Pilpres 2019 semakin mendekati garis finis. Saat ini kandidatnya sudah mengerucut kepada dua nama akhir, Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto.

Wakil Ketua Dewan Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW) menilai proses pemilihan Wagub DKI sudah berjalan sesuai dengan kesepakatan bersama partai Gerindra. Nantinya dua namanya ini akan diproses di meja Gubernur dan DPRD.

"Yang diminta oleh Gerindra sudah disampaikan, mengerucut menjadi dua, berarti progres sedang berjalan. Dua itu yang akan disampaikan kepada Gubernur kemudian kepada DPRD," kata HNW di komplek DPR RI Senayan, Jakarta, Kamis (14/2).

Lebih lanjut, Wakil Ketua MPR RI itu berharap agar proses ini segera rampung. Sehingga pemerintahan DKI Jakarta tidak lagi pincang.

"Kita berharap ikan sepat ikan gabus, makin cepat makin bagus, tanpa ikan lele artinya tanpa bertele-tele," sambungnya.

Sebelumnya, Tim Panelis Cawagub DKI Jakarta telah sepakat memberikan rekomendasi 2 nama calon kepada PKS dan Gerindra. Hal ini pun menjadi langkah baik untuk mempercepat proses pencarian pengganti Sandiaga Uno.

Salah satu Panelis, Ubedilah Badrun menerangkan bahwa dua nama rekomendasi telah tersiar di publik. Ia pun meminta agar proses di partai tidak lagi memakan waktu yang lama.

"Memang Pak Agung dan Pak Syaikhu, kebetulan ini sudah terbuka ke publik jadi saya kira ya sudahlah sudah terbuka. Tapi saya berharap prosesnya Gerindra dan PKS cepat," tuturnya saat dihubungi, Rabu (13/2).

Menurutnya Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto merupakan figur yang mendekati dan cocok sebagai pengganti Sandiaga Uno. Sebab, bukan hanya sebagai pendamping gubernur tapi juga calon harus dapat mengelola keuangan daerah menjadi kriteria terpenting.

Editor           : Imam Solehudin
Reporter      : Sabik Aji Taufan

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up