JawaPos Radar | Iklan Jitu

Dengar Istri SBY Sakit, Ma'ruf Sedih dan Ingin Jenguk Ani Yudhoyono

14 Februari 2019, 11:36:24 WIB
Ma'ruf Amin
Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01, Ma'ruf Amin mengaku tergugah hatinya saat mendengar kabar mantan ibu negara itu jatuh sakit. Ia lantas mendoakan ibunda Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu agar cepat sembuh. (Sabik/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tengah dirundung duka. Istri tercintanya Kristiani Herawati atau Ani Yudhoyono dikabarkan tengah dirawat di National University Hospital Singapura. Dia didiagnosa terjangkit kanker darah.

Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01, Ma'ruf Amin mengaku tergugah hatinya saat mendengar kabar mantan ibu negara itu jatuh sakit. Ia lantas mendoakan ibunda Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu agar cepat sembuh.

Tak hanya itu, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia itu bahkan berencana menjenguk Bu Ani. Namun, dia akan menyesuaikan kesediaan waktu istri SBY untuk dibesuk.

"Kepingin sih kepingin. Kepingin nengok. Tapi kita lihat waktunya," ujar Ma'ruf di Rumah Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/2).

Ma'ruf sendiri bukan orang asing di mata keluarga SBY. Sebab, ia pernah mengisi posisi anggota Dewan Pertimbangan Presiden untuk bidang urusan agama era pemerintahan SBY.

Lebih lanjut, mantan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu lantas mendoakan agar Ani segera pulih kembali. Serta bagi keluarganya diberi ketabahan dalam menghadapi musibah ini.

"Yang penting saya berdoa untuk beliau mudah-mudahan diberi kesehatan ya. Mudah-mudahan juga SBY diberi ketabahan, kesabaran dalam menerima musibah itu," kata Ma'ruf.

Di sisi lain, Ma'ruf mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan tim dokter kepresidenan untuk turut serta membantu proses kesembuhan Ani. 

Hal itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan/Administratif Presiden dan Wakil Presiden serta Bekas Presiden dan Wakil Presiden RI, negara menjamin pelayanan kesehatan bagi mantan Presiden dan keluarganya.

Dalam Pasal 7 huruf c undang-undang itu, negara menanggung biaya perawatan kesehatan bekas Presiden dan Wakil Presiden serta keluarganya.

"Saya kira pemerintah juga sudah punya perhatian, apalagi beliau mantan Ibu Negara. Saya kira sebagai bangsa kita harus menghormati orang yang pernah tentu berjasa di republik ini. Saya kira itu, dan pemerintah sudah membantu untuk juga memperhatikan pengobatan beliau," tandas Abah sapaan akrab Ma'ruf. 

Editor           : Dimas Ryandi
Reporter      : Sabik Aji Taufan

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up