JawaPos Radar | Iklan Jitu

Ratusan Guru Blitar Datangi Rumah Aspirasi Rakyat #01, Ini Tujuannya

14 Januari 2019, 16:27:52 WIB
Jokowi Ma'ruf
Pasangan pilpres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin saat di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Sebanyak 232 guru yang berada di bawah Kementerian Agama (Kemenag) mendatangi Rumah Aspirasi Rakyat #01, di wilayah Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (14/1). Mereka datang untuk menyampaikan harapannya.

Para guru yang berasal dari Blitar, Jawa Timur itu, mengaku lega dan senang dapat menyampaikan harapannya pada pemerintah melalui Rumah Aspirasi Jokowi-Ma'ruf Amin tersebut. 

"Sekarang kami lega sudah menyampaikan aspirasi, semoga segera diteruskan kepada Presiden Jokowi," kata Koordinator guru Agama Fahrudin, di Rumah Aspirasi #01, Senin siang. 

Dalam kesempatan itu, Fahrudin menyampaikan harapannya agar SK Inpassing (tunjangan profesi) dapat segera diterbitkan untuk para guru di bawah naungan Kementerian Agama yang mengajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsnawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA).

"Sekarang baru sebagian guru yang terbit SK Inpassing-nya. Kami harap aspirasi kami segera direspons agar mendapat tunjangan yang disesuaikan dengan golongan," ujar Ketua Ikatan Guru Pejuang Inpassing (IGPIN) Kabupaten Blitar itu.

Di lokasi yang sama, Kepala Kantor Rumah Aspirasi #01, Deddy Sitorus menyampaikan, aspirasi para guru dari Blitar itu akan disampaikan kepada calon presiden-wakil presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin. 

Deddy yakin, Jokowi-Ma'ruf akan memperhatikan kesejahteraan para guru sejalan dengan visi dan misi meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. 

"Periode kedua, Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf akan fokus pada peningkatan kualitas SDM, itu sejalan dengan peningkatan kesejahteraan guru dan pendidikan vokasional," ungkap Deddy Sitorus. 

Wakil Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf itu menambahkan, Jokowi-Ma'ruf pasti akan meningkatkan kualitas dan kesejahteraan para guru yang memenuhi regulasi berlaku. 

Adapun syarat yang harus dipenuhi guru non PNS untuk mendapat SK Inpassing adalah lulus S1, memiliki NUPTK, masa bakti minimal 2 tahun, dan maksimal berusia 59 tahun. 

"Kemenag sudah berproses, ini kan untuk mendorong prosesnya lebih cepat. Sepanjang sesuai regulasi dan memenuhi syaratnya, Pak Jokowi pasti memperhatikan dan meningkatkan kualitas serta kesejahteraan para guru," ujar Deddy. 

Diketahui, 232 guru itu berangkat dari Blitar, Jawa Timur, menggunakan 5 bus, pada Minggu (13/1), dan tiba di Jakarta pada Senin (14/1). Rombongan guru tersebut tiba di Rumah Aspirasi #01 setelah istirahat dan salat shubuh di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. 

Pada Senin sore, rombongan guru dari Blitar itu berencana mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah sebelum kembali ke Blitar pada malam hari nanti.

Editor           : Dimas Ryandi
Reporter      : Gunawan Wibisono

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up