JawaPos Radar | Iklan Jitu

Mondok di Ponpes, Cak Imin Ceritakan Pengalamannya Sewaktu Jadi Santri

14 Januari 2019, 17:05:59 WIB
Cak Imin
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (dua dari kanan) ketika bersilaturahmi dengan pimpinan pondok pesantren Al Amin di Cicurug Sukabumi, Senin (14/1). (Ist/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kegiatan silaturahim ke pesantren Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, mengingatkan dirinya ketika menjadi santri. Saat berkunjung ke Kabupaten Bogor dan Sukabumi, Cak Imin serasa seperti mondok di Denanyar, Jombang.

Cak Imin pun memanfaatkan waktu tersebut dengan nginep di kobong Ponpes Al Amin, Cicurug, Sukabumi, bersama para santri.

"Saya santri, datang ke pondok pesantren mengingatkan kembali memori waktu mondok. Makanya saya ingin ngerasain kembali tidur di kobong," kata dia lewat siaran tertulisnya, Senin (14/1).

Cak Imin sangat memahami penyakit yang diderita kaum santri saat mondok, terutama mereka yang malas bebersih.
"Apalagi kalau bukan gatal-gatal. Tapi itu penyakit yang umum di setiap pondok. Kalau belum kena gatal-gatal, belum jadi santri," kelakarnya.

Panglima Santri yakin dengan tidur di pondok membangkitkan spirit dirinya sebagai Ketum PKB, untuk memperjuangkan kesejahteraan kaum santri.

"Ulama, ustad, santri harus dapat hidup sejahtera, karena merekalah garda terdepan dalam menjaga moral umat," tegas Cak Imin.

Saat nginep di kobong, Cak Imin mengajak Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri untuk turut merasakan kembali menjadi santri.

"Pak Hanif ini dulunya juga santri, bisa baca kitab kuning dan sekarang jadi menteri. Ini bukti santri bisa duduk menjadi menteri yang sukses," katanya sambil tertawa.

Cak Imin mengaku bangga dengan kiprah Ponpes Al Amin yang mampu mengelola zakat, infaq, sadaqoh dengan sangat baik. Apa yang dirintis Pengasuh Ponpes Al Amin, almarhum KH Abdul Basith terkait pengelolaan zakat, infaq, sadaqoh yang dibingkai dalam Amil, Zakat, Infaq dan Sadaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) berhasil menjadi tradisi setiap keluarga muslim.

"Memberikan manfaat bagi keluarga mustadafin di sekitarnya. Pemyaran listrik musholah dan masjid, kesehatan masyarakat, beasiswa santri dan sejumlah manfaat lainnya," katanya.

Perjalanan silaturahim Cak Imin di ponpes diawali dari Ponpes Al Amin, Pamijahan, Kabupaten Bogor, Ponpes Alhasaniah, Ponpes Al Amin Cicurug, Ponpes Darul Ahkam, Ponpes Al Bayan, Almasturiah.

Editor           : Imam Solehudin
Reporter      : Igman Ibrahim

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini