JawaPos Radar | Iklan Jitu

Segera Dilantik, Khofifah: Mari Kita Rajut Kebersamaan dan Guyub Rukun

13 Februari 2019, 16:18:37 WIB
Segera Dilantik, Khofifah: Mari Kita Rajut Kebersamaan dan Guyub Rukun
Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sudah tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/2). (Uji Sukma Medianti/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sudah tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/2) untuk dilantik Presiden Joko Widodo. Keduanya tampak kompak mengenakan seragam PDL putih lengkap dengan topi.

Mantan Menteri Sosial ini meminta doa kepada seluruh rakyat Indonesia terutama warga Jawa Timur untuk bisa membangun provinsi menjadi lebih maju. "Kami tentu mohon doa seluruh warga bangsa, terutama warga Jawa Timur," kata Khofifah di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/2).

"Proses Pilkada sudah selesai mari kembali kita rajut kebersamaan, kebersatuan dan kita guyub rukun membangun Jawa Timur yang makin berkemajuan ke depan," lanjutnya.

Khofifah sudah menyiapkan agenda lain di awal menjabat. Salah satunya ialah menjalankan program 99 hari kerja.

Program tersebut bakal dibagi dalam tiga tahap. Meski belum diungkap terperinci, ada sejumlah sektor yang bakal menjadi sasaran dalam program 99 hari itu.

Salah satunya adalah memaksimalkan layanan publik yang bersentuhan langsung dengan hajat masyarakat. Misalnya sektor pendidikan, kesehatan, hingga percepatan izin bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

Untuk merealisasikannya, Khofifah menyiapkan program yang diberi nama Cetar. Singkatan dari Cepat, Tanggap, dan Responsif. Rencananya, program itu mulai dikonsolidasikan pada Jumat (15/2).

"Kami akan ke Dinas Komunikasi dan Informatika (diskominfo) untuk melihat seberapa jauh sinergi dinas-dinas," katanya.

Sebab, nanti Diskominfo Provinsi menjadi leading sector untuk bersinergi dengan Diskominfo kabupaten/kota di Jatim. Rencana lain yang masuk program 99 hari adalah One Pesantren One Product.

Tiap pesantren diharapkan bisa memiliki satu produk unggulan. Konsep tersebut tak terlepas dari perkembangan dunia e-commerce.

Untuk keperluan itu, Khofifah sudah menyiapkan sejumlah skema. Salah satunya adalah kerja sama dengan pemerintah Australia untuk promosi dan pengembangan pasar.

Program prioritas lain yang segera digarap Khofifah-Emil adalah penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jatim 2019-2024.

"Harus segera dikerucutkan sampai pada kristalisasi agar seiring dengan visi-misi kami dalam Nawa Bhakti Satya (nama program kerja Khofifah-Emil, Red)," katanya.

Khofifah bakal menyampaikannya kepada DPRD awal pekan depan. "Akan kami ungkapkan dalam penyampaian visi-misi," jelasnya.

Editor           : Estu Suryowati
Reporter      : Uji Sukma Medianti

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up