JawaPos Radar | Iklan Jitu

Menarik, Ini 4 Program Hukum yang Dijanjikan Prabowo-Sandi

13 Januari 2019, 18:33:59 WIB
Prabowo Sandi
Paslon nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga. Timses paslon ini menjanjikan sejumlah hal terkait persoalan kebebasan berpendapat dan penegakan hukum (Dok.JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mempunyai empat fokus program hukum ketika nanti terpilih. Mulai dari kebebasan berpendapat hingga penguatan KPK.

Juru Bicara Direktorat Advokasi Habiburokhman mengatakan, pertama, Prabowo-Sandi akan mengedepankan terkait kemerdekaan menyampaikan pendapat. Dia menilai, publik dirasa ada keterbatasan saat mengkritisi pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Misalnya banyak ditangkap pada kegaiatan 212 2015 lalu, banyak tuduhan makar, mereka ditangkap karena kritis pada pemerintah," ucap dia di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (13/1).

Kedua, jika Prabowo-Sandi memenangkan Pilpres 2019, menjanjikan hak konstitusional untuk setiap warga negara. Dia menyebut, hal ini seperti akan memudahkan masyarakat mendapat pelayanan kesehatan.

Caleg Dapil I DKI Jakarta ini mencontohkan, hampir 95 persen masyarakat mengeluhkan pelayanan kesehatan dengan menggunakan BPJS. Sehingga pihaknya berencana memudahkan hak masyarakat untuk mendapat pelayanan kesehatan.

"Jadi sudah terjadi degradasi pelayanan kesahatan," ungkapnya.

Ketiga, anak buah Prabowo ini mengatakan, pihaknya akan fokus pada isu pemberantasan korupsi. Bukan hanya pada pencegahan tapi juga pada penindakan.

"Bagi kami memperkuat KPK harus juga menggandeng lembaga hukum lain. Memperkuat KPK juga harus dengan pencegahan dan penindakan. Karena penindakan itu bagian dari pencegahan," ujarnya.

Terkahir, Habiburokhman menuturkan akan konsen pada penindakan terorisme. Sebab, terorisme dapat menyebabkan pelanggaran HAM. Ke depan, Prabowo-Sandi tidak tinggal diam terhadap para terduga terorisme.

"Ke depan UU Antiterorisme harus cukup bagus untuk menyelesaikan masalah terorisme," pungkasnya.

Editor           : Imam Solehudin
Reporter      : Muhammad Ridwan

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up