JawaPos Radar | Iklan Jitu

Pergantian Foto Jokowi-Ma'ruf Dipermasalahkan, Ini Reaksi KPU

12 Januari 2019, 14:33:19 WIB
KPU
Ilustrasi: KPU (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mempermasalahkan revisi visi-misinya ditolak oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Padahal Jokowi-Ma'ruf Amin juga mengganti fotonya untuk surat suara, namun tidak ditolak oleh KPU.

Menanggapi hal tersebut, Komisoner KPU Wahyu Setiawan mengatakan adalah dua hal yang berbeda mengganti foto dengan visi-misi.

"Karena perubahan dokumen visi-misi dan program dengan validasi data foto surat suara adalah hal yang berbeda," ujar Wahyu saat dihubungi, Sabtu (12/1).

Wahyu menjelaskan, visi-misi adalah syarat wajib kepada pasangan calon saat mendaftar menjadi capres dan cawapres. Sedangkan untuk foto adalah tidak wajib. Sehingga Prabowo-Sandi juga bisa apabila ingin mengganti fotonya.

"Karena visi-misi itu program dan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen pencalonan capres-cawapres," katanya.

Sehingga saat ini, tahapan pencalonan capres-cawapres sudah lewat. Yakni sudah masuk ke dalam tahap kampanye. Sehingga memang sudah tidak boleh mengganti atau memperbaiki visi-misi pasangan capres-cawapres.

"Karena tahapannya sudah berlalu, sehingga tidak bisa diperbaiki lagi," tegasnya.

Wakil Ketua Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Hidayat Nur Wahid menilai, revisi visi-misi sebenarnya hanyalah penajaman saja. Tidak ada yang berubah.

Sehingga dia mempertanyakan alasan KPU menolak revisi visi-misi yang dilakukan oleh Prabowo-Sandi. Hidayat mengatakan, kondisi ini malah berbanding terbalik. KPU tidak mempermasalahkan saat Jokowi-Ma'ruf Amin mengganti fotonya untuk tampilan surat suara Pilpres 2019 mendatang.

Editor           : Kuswandi
Reporter      : Gunawan Wibisono
Copy Editor : Fersita Felicia Facette

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up