JawaPos Radar | Iklan Jitu

Remisi Pembunuh Wartawan Resmi Dicabut, Ini Keppresnya!

11 Februari 2019, 21:33:20 WIB
Joko Widodo
Presiden Joko Widodo akhirnya mencabut remisi Nyoman Susrama. Nyoman adalah otak di balik kasus pembunuhan terhadap wartawan Radar Bali (Jawa Pos Grup), AA Prabangsa. (Hendra Eka/JawaPos)
Share this

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 3 Tahun 2019. Yakni tentang Pembatalan Remisi Berupa Perubahan Dari Pidana Penjara Seumur Hidup Menjadi Pidana Sementara.

Keppres tersebut merupakan revisi dari Keppres 29/2018 terkait pencabutan remisi terhadap I Nyoman Susmara, pelaku pembunuhan wartawan Radar Bali (Jawa Pos Group) AA Gde Narendra Prabangsa.

"Dengan hormat kami sampaikan salinan Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tanggal 8 Februari 2019 hal Pembatalan Remisi Berupa Perubahan Dari Pidana Penjara Seumur Hidup Menjadi Pidana Sementara," demikian kutipan Keppres 3/2019 di tandatangani oleh Asisten Deputi Bidang Hukum Kemensetneg, Budi Setiawati, Senin (11/2).

Dalam pertimbangannya, Keppres 29/2018 terdapat keberatan dari berbagai unsur dalam masyarakat dan keluarga korban yang memandang pemberian remisi dimaksud melemahkan prinsip kebebasan pers dan bertentangan dengan keadilan masyarakat.

Selain itu, melihat dari asas kemanfaatan dan asas kepentingan umum maka perlu membatalkan pemberian remisi berupa perubahan dari pidana seumur hidup menjadi pidana sementara kepada terpidana I Nyoman Susmara.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya meneken pembatalan remisi yang diberikan terhadap I Nyoman Susrama, terpidana pembunuh berencana wartawan Radar Bali (Jawa Pos Group), AA Gde Bagus Narendra Prabangsa. Ihwal adanya hal ini dikatakan Jokowi usai menghadiri puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Grand City, Surabaya.

Momen itu terjadi di sela-sela Presiden Jokowi bersalaman dengan para peserta yang hadir dalam perhelatan tersebut. Saat itu Pemimpin Redaksi Jawa Pos Koran, Abdul Rokhim menanyakan ke Presiden Jokowi mengenai remisi yang didapat oleh Susrama.‎ Terpidana pembunuh AA Gde Bagus Narendra Prabangsa.

"Pak Jokowi, kami masih menagih revisi remisi pembunuh Prabangsa Pak," tanya Abdul Rokhim ke Presiden Jokowi‎ di lokasi, Sabtu (9/2).‎‎

Dengan senyuman, Presiden Jokowi pun menimpali pertanyaan itu, bahwa dirinya telah meneken Kepres pembatalan remisi yang didapat Susrama.

"Sudah-sudah saya tanda tangani," timpal Jokowi sambil tersenyum kecil.

Editor           : Imam Solehudin
Reporter      : Muhammad Ridwan

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up