JawaPos Radar | Iklan Jitu

Terancam Bakal Masuk 'Kuburan' PT

PAN: Saya Kira Kedunguan LSI akan Berlanjut di Pemilu 2019

10 Januari 2019, 17:06:20 WIB
Yandri PAN
Ketua DPP PAN Yandri Susanto menilai survei LSI Denny JA tidak pernah memposisikan partainya lolos Senayan. (Jpnn/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Partai Amanat Nasional (PAN) meyakini hasil temuan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) bakal kembali salah prediksi di Pemilu 2019. Pasalnya, survei di besutan Denny JA itu memprediksi, parpol yang dinakhodai Zulkifli Hasan itu terancam tak akan lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) 4 persen.

"Semenjak LSI ada di dunia ini, memang enggak pernah menyebut PAN lolos ke Senayan. Tapi silakan buka rekam jejaknya, faktanya selalu saja hasilnya meleset," kata Ketua DPP PAN Yandri Susanto di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (10/1).

Berdasarkan hasil temuannya, kata Yandri, LSI tak pernah memberikan hasil survei PAN di atas 2 persen. Nyatanya, namun setiap pemilu faktanya PAN selalu lolos ke Senayan dan mendapatkan suara jauh dari prediksi LSI.

"Hasilnya PAN lebih dari 7 persen setiap pemilu. Maka, saya kira kedunguan LSI akan berlanjut pada Pemilu 2019. Insya Allah PAN akan lolos dari 4 persen," tuturnya.

Tak hanya itu, dia juga membantah tudingan LSI yang menyebut pamor Amien tak bisa mendompleng suara PAN. Dia memastikan tudingan yang diarahkan ke mantan ketua umumnya itu keliru.

"Itu analisis yang salah. Mungkin surveinya dipesan, jadi analisisnya sudah agak dungu dan mungkin selalu meleset. Tapi enggak apa-apa, itu pendapat dia," pungkasnya.

Sebelumnya, berdasarkan survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, posisi PAN pada Agustus sekitar 1,4 persen. Sedangkan September 1,5 persen, Oktober 1,9 persen, November 1,6 persen, dan Desember 1,8 persen.

"Kalau untuk PKS, PPP, dan PAN memang masih harus berjuang untuk lolos, tapi untuk melihat dari sejarah, mereka punya pengalaman di pemilu sebelumnya, sehingga data yang ada ini langsung bergerak," ujar Ardian dalam survei LSI di Jakarta, Selasa (8/1).

Editor           : Dimas Ryandi
Reporter      : Igman Ibrahim
Copy Editor : Fersita Felicia Facette

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up