JawaPos Radar | Iklan Jitu

Jelang Rapimnas I SOKSI, Ali Menghadap Sang Legenda Beringin Hitam

10 Januari 2019, 15:20:34 WIB
SOKSI
Pengurus SOKSI (Ali Wongso) saat menggelar audiensi dengan Akbar Tandjung. (igman/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung berhadap agar Rapimnas I SOKSI yang akan dilaksanakan di bulan Januari bisa berjalan sukses. Adapun agenda untama dari acaratersebut adalah konsolidasi untuk menguatkan upaya pemenangan Golkar beserta Jokowi di Pemilu 2019. 

"Semua kader di Golkar tentu berharap Rapimnas I SOKSI bisa berja;an sukses dan tanpa hambatan, karena momen pemilu dan pilpres sebentar lagi," papar Akbar kepada pengurus SOKSI yang dipimpin langsung Ali Wongso Sinaga, Rabu (9/1) di Jakarta.

Diketahui Ali datang ke Akbar Tanjung didampingi 11 orang Pengurus  Depinas SOKSI. Di antara mereka adalah Wakil Ketum Erwin Ricardo, Ketua OKD Anshari, Bendahara Umum Minadi Pujaya, Wakil Sekjen Dondy Chandra.

Tiga agenda utama Rapimnas I SOKSI Tahun 2019 itu adalah konsolidasi organisasi dan menetapkan program aksi panggalangan dan pemenangan Partai Golkar beserta Jokowi-Ma'ruf. Setelah itu, deklarasi "Garda SOKSI-Jokowi Dua Periode". Rapimnas dipastikan akan dihadiri peserta dari utusan Depidar SOKSI semua Provinsi selain utusan Konsentrasi dan Pembina sesuai AD/ART SOKSI.

Akbar yang dikenal sebagai legenda hidup Golkar itu menilai, agenda Rapimnas SOKSI itu strategis dan dibutuhkan. Sebab sebagai salah satu Ormas Pendiri Golkar, memang seharusnya SOKSI proaktif dan mampu mengambil posisi terdepan memenangkan Partai Golkad dan Pasangan Jokowi-Ma'ruf dalam Pemilu 2019 mendatang. 

"Kemenangan Partai Golkar yang sejak lahirnya memiliki perspektif pembangunan nasional sebagai pengamalan Pancasila niscaya memperkuat kepemimpinan nasional Jokowi-Makruf kelak dalam mempercepat pembangunan nasional yang adil merata dan maju sesuai harapan seluruh rakyat," tuturnya. 

Dalam audiensi itu, Ali mengapresiasi ketokohan dan peran sejarah Akbar Tandjung di awal era reformasi dengan meletakkan paradigma baru untuk Partai Golkar. Bahkan  bisa dikatakan, karena peran Bang Akbar, partai berlambang beringin hitam itu tidak kehilangan jati diri dan ideologi politiknya.

Selain itu, kata dia, Golkar sebagai 'politik karya siap membangun negara' atau 'politik negara' telah terbukti dan dipercaya rakyat menjadi pemenang Pemilu 2004 dengan meraih 128 kursi dari 550 kursi DPR ketika itu. 

"Respons kreatif beliau terhadap dinamika tantangan politik ketika itu dan hasil-hasilnya merupakan akumulasi modal politik yang besar bagi Partai Golkar serta bangsa sekarang dan kedepan", pungkas dia.

Menghadapi dinamika politik Pemilu serentak 2019, Akbar dan Ali sependapat sangat perlu pendidikan politik bangsa termasuk merefleksi sejarah parpol yang panjang. Untuk itu, pemahaman diperlukan terhadap seluruh parpol peserta pemilu termasuk Partai Golkar.

"Kami awalnya bukan partai tapi lebih seperti komunitas yang memiliki kekuatan sosial politik dengan doktrin karya siap membangun negara. Dan kami bisa eksis di tengah politik aliran yang ada saat itu," tuturnya.

Lebih jauh, Ali menegaskan, kepentingan bangsa adalah nomor satu dalam sikap SOKSI untuk pemilu serentak 2019. Karena itu, kemenangan Jokowi presiden dua periode adalah kebutuhan rakyat dan bangsa mengenai perlunya Indonesia dipimpin oleh tokoh bangsa yang track recordnya sudah teruji.

Editor           : Dimas Ryandi
Reporter      : Igman Ibrahim

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up