JawaPos Radar | Iklan Jitu

Pilpres 2019

Bikin Merinding, Instruksi Megawati kepada Kader-kader PDIP

10 Januari 2019, 13:55:46 WIB
Megawati
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri ketika berorasi di acara HUT PDIP Perjuangan, Kemayortan, Jakarta, Kamis (10/1). (Derry Ridwansyah/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri memberikan instruksi khusus kepada kader partainya. Mereka diminta untuk bekerja keras memenangkan partai dan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam Pemilu 2019.

Hal itu disampaikan Megawati saat berpidato di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 PDIP di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Jakarta, Kamis (10/1).

"PDI Perjuangan kembali menang dan Pak Jokowi terpilih kembali sebagai Presiden RI pada Pemilu 17 April 2019, kalian siap? Pantang mundur? Yakin Jokowi menang lagi?" tanya Megawati dan langsung dijawab lantang oleh ribuan kader PDIP.

Lebih lanjut, Megawati mengatakan, waktu menuju perhelatan akbar Pemilu 2019 sudah sangat dekat. Oleh sebab itu para kader di setiap daerah diminta turun langsung menyapa para pemilih dan meraih kepercayaan rakyat.

"Pemilu sebentar lagi, waktu kita singkat hanya tinggal 97 hari menuju 17 April 2019. Bergeraklah untuk semua cita-cita membumikan Pancasila," kata Megawati.

"Kemenangan kita pada 2019 bukan semata kemenangan PDI Perjuangan. Kemenangan PDI Perjuangan harus sekali lagi, harus sekali lagi, harus jadi kemenangan rakyat dan kemenangan bangsa Indonesia," tegasnya.

Presiden kelima RI itu lantas meminta para kadernya untuk tidak saling berebut kekuasaan. Mereka diminta bekerja sama demi membangun bangsa.

"Partai ini harus menang, Pak Jokowi harus terpilih lagi sebagai presiden. Maka jangan bertengkar karena perebutan kursi, remeh-temeh, jangan saling sikut, singkirkan metode konflik, enyahkan hasrat devide at impera. Jangan karena ambisi berkuasa lantas menyibukkan diri menebarkan perpecahan," sambungnya.

Di sisi lain, Megawati menekankan agar kadernya tetap mengedepankan cara beradab dalam berkampanye. Tidak menggunakan konten hoax maupun ujaran kebencian.

"Jangan kampanyekan kebencian, hoax, kemenangan hanya tercapai jika pilar partai, sayap partai, termasuk simpatisan partai ada dalam satu napas perjuangan. Camkan pesan saya," tegasnya.

Editor           : Imam Solehudin
Reporter      : Sabik Aji Taufan
Copy Editor : Fersita Felicia Facette

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up