JawaPos Radar | Iklan Jitu

Prabowo Curhat Ngaku Sering Disakiti Dan Dikhianati

08 Desember 2018, 09:50:56 WIB | Editor: Kuswandi
Prabowo Subianto
Prabowo Subianto saat berpidato di hadapan kadernya beberapa waktu lalu (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto bercerita perjalanan karir hidupnya, mulai saat menjadi militer, hingga sekarang terjun di dunia politik Indonesia. Mula-mula dia menceritakan keadaannya saat menjadi prajurit negara. Kala itu dia banyak dihadapkan dengan perang, yang dianggap itu adalah hal kejam dan tidak menguntungkan siapapun.

Pemikiran itu kemudian yang mendorongnya berlabuh pada jalur politik. Di perjuangan sebagai rakyat sipil ini, ia membawa misi menjauhkan negara dari praktik kekerasan. Supaya kekejaman seperti dalam perang tidak terjadi.

"Saat saya turun ke politik, dalam pemahaman saya, saya akan hindari pertikaian, kekerasan, dengan cara apapun," ujar Prabowo di Sun City Jakarta, Jumat (7/12).

Mantan Danjen Kopassus itu lantas mengungkapkan bahwa dirinya sering mengalami sebuah pengkhianatan. Namun, dia mengaku enggan membalasnya dengan hal serupa.

"Saya sering disakiti, dikhianati, dibohongi. Tapi yang penting Prabowo tidak bohong, Prabowo tidak berkhianat," tegasnya.

Meski demikian, sikap mengalahnya tersebut pun tetap menuai polemik. Prabowo merasa kerap kali menjadi 'samsak' kritik dari sejumlah pihak atas kesalahan yang diperbuatnya.

"Tapi saya diledek, diserang. Pak Prabowo sering minta maaf loh kalo salah, ya minta maaf kenapa takut? manusia pasti salah. Saya manusia, saya sering salah ya saya minta maaf," kata Prabowo.

"Kalau ada manusia yang sempurna, saya kira mungkin nggak ada, cuma Nabi mungkin. Manusia pasti ada kekurangan, kesalahan," tandasnya.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up