JawaPos Radar | Iklan Jitu

Pemilu 2019

Nasib Pencalegan OSO Belum Jelas, Kuasa Hukumnya Surati Bawaslu

07 Desember 2018, 19:46:05 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Nasib Pencalegan OSO Belum Jelas, Kuasa Hukumnya Surati Bawaslu
()
Share this

JawaPos.com - Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) tetap berjuang demi bisa menjadi caleg DPD dari Dapil Kalimantan Barat (Kalbar). Wakil Ketua MPR itu pun mengirimkan surat ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk menjalankan putusan PTUN karena KPU mencoretnya dari daftar calon tetap (DCT).

Diketahui putusan KPU itu didasarkan karena adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK), yang melarang anggota DPD rangkap jabatan di partai politik.

‎"Kami telah menyampaikan Surat Nomor 096/TUN-YIM/I&I/XII/18 kepada Bawaslu RI, perihal permohonan agar memerintahkan KPU melaksanakan Putusan PTUN Jakarta Nomor 242/G/SPPU/2018/PTUN-JKT tgl 14 November 2018," ujar kuasa hukum OSO, Gugum Ridho Putra dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Jumat (7/12).

Menurut Gugum, surat yang diajukan ke Bawaslu ini sebagai tanggapan atas sikap KPU yang tidak kunjung melaksanakan Putusan PTUN Jakarta. Padahal ketentuan UU 7/2017 dan Perma 5/2017 mewajibkan KPU menjalankan putusan itu maksimal tiga hari setelah dibacakan.

Ketentuan pasal 1 angka 7 juncto angka 17 UU Pemilu menentukan bahwa Bawaslu juga adalah juga penyelenggara dengan status sebagai pengawas pemilihan umum. Satu diantara tugas pengawasan itu disebutkan pasal 93 huruf g angka 3 yakni mengawasi pelaksanaan putusan pengadilan mengenai pelanggaran dan sengketa Pemilu.

Karena itu, meskipun putusan PTUN Jakarta hanya memerintahkan KPU untuk menjalankan amar putusannya, Namun Bawaslu di sisi lain adalah lembaga yang diberi wewenang untuk mengawasi pelaksanaan putusan itu.

"Sehingga Bawaslu wajib memastikan KPU untuk sesegera mungkin menjalankan putusan tersebut," tegasnya.

Gugum juga meminta kepada Bawaslu dengan kewenangan pengawasan bisa memerintahkan KPU menjalankan putusan PTUN Jakarta.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up