JawaPos Radar | Iklan Jitu

Anak Buah Cak Imin Setuju Korupsi Orde Baru Jadi Materi Debat Capres

06 Desember 2018, 11:57:23 WIB | Editor: Kuswandi
Abdul Kadir Karding
Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Kadir Karding setuju korupsi Orde Baru masuk materi debat Capres-Cawapres 2019 (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal membahas usulan mengenai adanya materi debat soal ‎Korupsi era Orde Baru dalam materi debat capres dan cawapres Pilpres 2019. Menanggapi hal tersebut, Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Kadir Karding mengaku setuju dengan usulan tersebut. Pasalnya kejahatan korupsi di era Orde Baru penting bagi pendidikan para generasi muda.

"Saya kira tidak apa-apa itu diperdebatkan, didalogkan kembali agar masyarakat tidak lupa sejarah. Anak-anak milenial ini paham bahwa Indonesia hari ini tertinggal, karena korupsi dan penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan Orde Baru selama 32 tahun," ujar Karding saat dikonfirmasi, Kamis (6/12).

Menurut Wakil Ketua Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin ini, korupsi di era Presiden ke-2 Soeharto sangatlah kelam dan buram. Efeknya pun sampai saat ini masih adanya orang miskin.

"Korupsi era orde baru adalah pengalaman kelam, pengalaman buram, yang kita hadapi dan efek orba ada orang-orang miskin terpinggirkan, termaginalkan. Itu tidak lepas kemiskinan struktural yang dibuat jaman Orde Baru,"‎ katanya.

‎Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni mengatakan momentum peringatan Hari Antikorupsi Sedunia yang jatuh 9 Desember perlu menjadi semangat untuk membuka diskursus 'korupsi stadium empat yang beberapa waktu diungkapkan oleh Prabowo Subianto.

‎Oleh sebab itu, PSI mengusulkan kepada KPU supaya korupsi di era Orde Baru bisa masuk dalam materi debat capres dan cawapres.

Menurut Antoni, usulan korupsi Orde Baru masuk debat itu jauh lebih mendidik masyarakat secara politik, ketimbang berkilah bahwa Soeharto bukan simbol Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

‎Sementara, Ketua KPU Arief Budiman mengatakan siapa saja boleh mengusulkan tema debat termasuk soal korupsi era Orde Baru jadi bahan materi debat capres-cawapres. KPU pun terbuka dengan usulan itu. Bahkan ada juga yang mengusulkan mengenai komitmen capres-cawapres soal lingkungan, isu hukum dan lain-lain.

"Kalau usulan kan siapa saja boleh mengusulkan. Kalo soal apa yang jadi kontennya nanti kita liat dulu lah usulannya seperti apa," ujar ‎Arief saat dikonfirmasi, Rabu (5/12) malam.‎

Terpisah, Komisioner KPU Viryan Aziz juga seiya dengan Arief Budiman. Pihaknya akan membahas usulan mengenai korupsi era Orde Baru masuk debat capres-cawapres di Pilpres 2019.

"Iya (iya akan dibahas), nanti akan jadi catatan dan masukan kami yang akan dibahas," katanya.

Viryan mengaku pembahasan korupsi Orde Baru juga akan dibahas bersama para ahli. Nantinya materi debat juga melihat mengenai kondisi kebangsaan Indonesia.‎

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up