JawaPos Radar | Iklan Jitu

Stop Kampanye SARA, Sekjen Fornas: Saatnya Adu Gagasan Visioner

05 Desember 2018, 09:09:24 WIB | Editor: Imam Solehudin
Pilpres 2019
Sekjen Fornas Bhineka Tunggal Ika, Taufan Hunneman meminta seluruh pihak menghentikan kampanye hitam. Sudah saatnya rakyat disuguhi kampanye intelektual alias adu gagasan (Dok.JawaPos)
Share this

JawaPos.com - Pemilu 2019 harus menjadi ajang adu gagasan visioner bagi para paslon. Sudah saatnya, kampanye 'nyinyir' atau black campaign dihindarkan.

Semua elemen pendukung paslon harus mengedepankan budaya intelektual. Kalaupun harus mengkritisi, konteksnya pun mesti konstruktif.

Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Forum Nasional Bhinea Tunggal Ika, Taufan Hunneman menyikapi konstelasi politik yang kian memanas.

"Saatnya kita menyajikan kampanye dengan menggunakan gagasan dan program, sehingga memberikan satu menu rasional kepada rakyat, " ujar Taufan kepada JawaPos.com, Rabu (5/12).

Taufan mengajak semua pihak untuk menghindari kampanye berbau SARA. "Apalagi tudingan-tudingan yg berbau hoax serta fitnah," jelasnya.

Dijelaskan Taufan, esensi demokrasi bukanlah menghalalkan segala cara. Tetapi ada kesantunan dalam demokrasi.

"Karena pada dasarnya, kekuatan demokrasi itu pada kedaulatan rakyat," jelasnya.

Taufan lantas menyayangkan adanya spanduk yang menfitnah Jokowi. Termasuk maraknya hoax yang mendeskriditkannya.

"Saya berharap untuk segera ditangkap dan di usut pelaku bhkan aktor intelektualnya," pungkasnya.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up