JawaPos Radar | Iklan Jitu

KKB Papua Bantai Belasan Pekerja, Prabowo Mendadak Irit Ngomong

05 Desember 2018, 20:01:59 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Prabowo Subianto
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyerahkan semuanya pada pihak berwenang. (Miftahul Hayat/jawapos.com)
Share this

JawaPos.com - Pembantaian belasan pekerja Trans-Papua dan prajurit TNI di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua tidak mampu membuat capres 02 Prabowo Subianto banyak berkomentar Suara. Ia menyerahkan seluruhnya ke pihak berwenang untuk menyelesaikan peristiwa sadis itu.

"Ada pihak yang berwenang. Kita serahkan," ucap Prabowo sembari berjalan melewati kerumunan awak media di acara perayaan hari disabilitas internasional ke-26 yang digelar oleh DPP Partai Gerindra di Hotel Sahid, Jakarta, Rabu (5/12).

Prabowo tidak menjelaskan lebih lanjut ihwal apa yang perlu dievaluasi dari pemerintah atas kejadian tersebut. Jenderal berjuluk 08 itu hanya berlalu meninggalkan kerumunan wartawan.

Sebelumnya, aparat TNI dan Polri berhasil mengevakuasi 4 orang korban selamat. Mereka adalah Empat orang yang ditemukan selamat yaitu Marthinus Sampe, Jufrianto, Irawan dan Jhon. Saat diselamatkan tim evakuasi TNI/Polri keempatnya dalam kondisi mengalami luka tembak.

Pantauan Cenderawasih Pos (JawaPos.com) di lapangan para korban sudah dievakuasi ke Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya menggunakan helikopter. Helikopter yang membawa korban itu dari Distrik Mbua tersebut mendarat di Mako Batalyon Infanteri Raider 756/Wimane Sili sekira pukul 18.30 WIT.  Korban selamat ini langsung dilarikan ke RSUD Wamena untuk mendapatkan perawatan medis.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes A.M Kamal mengakui adanya empat warga yang ditemukan tim evakuasi di Distrik Mbua. "Empat orang masyarakat yang luka-luka ini adalah korban penembakan yang berhasil meloloskan diri saat terjadi penyerangan oleh KKB,” ungkapnya kepada wartawan, kemarin.

Dikatakannya, empat warga yang berhasil meloloskan diri ini memilih menyelamatkan diri ke Mbua. Sebab mereka tahu bahwa jalur Mbua merupakan perjalanan yang aman menuju Wamena.

Hingga Selasa malam (4/12), sebut Kamal, Tim evakuasi masih berada di Distrik Mbua. “Anggota saat ini masih ada di Mbua. Mereka ini telah diploting untuk masuk ke titik-titik pembantaian yang dilakukan oleh KKB,” tuturnya.

Disebutkannya, TKP penembakan terhadap para pekerja proyek ini tidak berada di satu lokasi tetapi di beberapa lokasi pembangunan jembatan. "Kelompok ini melakukan penyerangan di camp karyawan sehingga ada beberapa karyawan yang berhasil meloloskan diri,” tambahnya.

Rencananya Rabu pagi masih ada anggota TNI dan Polri yang akan dikirim untuk mempertebal kekuatan personel yang sudah diturunkan untuk melakukan evakuasi.

(aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up