JawaPos Radar | Iklan Jitu

Reuni 212 Disebut Kampanye Terselubung, Zulhas: Ini Soal Gerakan Hati

03 Desember 2018, 14:42:32 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Zulkifli Hasan
Wakil Ketua MPR Zulkifli Hasan mengaku ogah meladeni komentar nyinyir soal Reuni Akbar 212. (MPR)
Share this

JawaPos.com - Kehadiran Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto di Reuni Akbar 212 dinilai memiliki efek yang kuat untuk Pilpres 2019. Tudingan bahwa mantan Danjen Kopassus itu memanfaatkan suara umat pun menyeruak.

Namun, hal itu dibantah oleh Zulkifli Hasan selaku Ketua Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi. Menurutnya kedatangan Prabowo di reuni 212 bukan untuk mendulang suara di pilpres. Dia memastikan bahwa kehadiran Prabowo sebagai panggilan hati untuk hadir di tengah umat.

"Ini bukan soal elektoral, ini soal reuni. Ini bukan pemilu, tapi soal hati saja," ujar Zulhas—sapaan akrab Zulkifli—di kompleks DPR RI Senayan, Jakarta, Senin (3/12).

Oleh karena itu, Zulhas meminta agar reuni 212 ini dimaknai lebih positif. Bukan dipersepsikan sebagai bagian agenda politik. Selain itu, lanjutnya, reuni 212 juga sebagai ajang penyampaian aspirasi rakyat khususnya kegelisahan umat Islam.

"Menurut saya itu menjadi sesuatu yang bisa diambil secara jernih apa yang berkembang, apa yang dirasakan oleh 212 khususnya umat Islam. Agar kehidupan berbangsa kita tambah baik, tambah damai, tambah sejuk," jelasnya.

Sementata itu, terkait tudingan reuni 212 sebagai kampanye terselubung Prabowo, Zulhas pun enggan mengomentari panjang. Ia tak mau merespons pendapat orang lain.

"Itu hak orang berpendapat enggak apa-apa, orang mau ngomong A, ngomong B itu hak masing-masing. Ini soal gerakan hati," tukasnya.

(ce1/gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up