JawaPos Radar | Iklan Jitu

Habib Bahar Tolak Minta Maaf Sudah Hina Jokowi, Fadli Bilang Begini

03 Desember 2018, 18:31:33 WIB | Editor: Estu Suryowati
Habib Bahar Tolak Minta Maaf Sudah Hina Jokowi, Fadli Bilang Begini
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mengaku tidak mau berpanjang lebar mengomentari keputusan Bahar, menolak meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), Senin (3/12). (Pojoksatu.com)
Share this

JawaPos.com - Setelah dilaporkan ke polisi, Habib Bahar bin Smith menyatakan dengan tegas menolak meminta maaf atas hinaannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal itu disampaikan Bahar di Reuni Akbar Alumni 212, Minggu (2/12).

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengaku tidak mau berpanjang lebar mengomentari keputusan Bahar. Menurutnya itu merupakan hak setiap individu.

"Itu kan hak pribadi. Jadi, kalau yang bersangkutan merasa dirinya benar dan dia tidak mau minta maaf, ya kita mau bilang apa?" ujar Fadli di kompleks DPR RI Senayan, Jakarta, Senin (3/12).

Hanya saja Wakil Ketua DPR RI itu menyakini, Bahar memiliki alasan untuk tidak meminta maaf. Namun, hal itu tentu menjadi ranah pribadi Bahar yang tidak bisa dicampuri oleh orang lain.

"Saya kira dia (Bahar, Red) memang mempunyai alasan yang kuat ya, karena harus diletakkan itu pada konteksnya," imbuhnya.

Meski demikian, Fadli enggan disebut menjadi pembela Bahar. Menurutnya, kasus pernyataan di media sosial seperti ini sudah biasa terjadi di negara yang menganut sistem demokrasi. Hinaan dan cacian juga sering menghampiri Fadli. Tapi, sejauh ini disikapi santai olehnya.

"Coba lihat deh negara demokrasi, kita mau pakai standar demokrasi negara mana? Amerika, Inggris, atau apa? Masa begitu aja langsung hate speech. Saya kira biasa-biasa aja nggak usah terlalu bawa perasaan," jelas Fadli.

"Saya tiap hari di-bully oleh akun-akun anonim. Masa saya harus laporin akun-akun anonim yang mem-bully saya. Ya kita anggap aja itu vitamin. Kalau keterlaluan ya tinggal blokir, nggak usah pusing," pungkasnya.

(ce1/sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up